Nabi Isa akan turun untuk membunuh Dajjal dan memimpin umat manusia kembali kepada jalan kebenaran.
2.3 *Munculnya Ya’juj dan Ma’juj*
Allah SWT. berfirman:
حَتَّىٰٓ إِذَا فُتِحَتۡ يَأۡجُوجُ وَمَأۡجُوجُ وَهُم مِّن كُلِّ حَدَبٍۢ يَنسِلُونَ
"Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi."
(QS. Al-Anbiya: 96)
Kehancuran besar akibat Ya’juj dan Ma’juj akan terjadi, hingga akhirnya mereka dimusnahkan atas izin Allah.
2.4 *Terbitnya Matahari dari Barat*
Rasulullah SAW. Telah bersabda:
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا
"Tidak akan terjadi kiamat hingga matahari terbit dari arah barat."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Peristiwa ini menjadi tanda berakhirnya kesempatan taubat bagi manusia.
2.5 *Kemunculan Binatang dari Bumi (Dabbah)*
Allah SWT. Telah berfirman:
وَإِذَا وَقَعَ ٱلۡقَوۡلُ عَلَيۡهِمۡ أَخۡرَجۡنَا لَهُمۡ دَآبَّةًۭ مِّنَ ٱلۡأَرۡضِ تُكَلِّمُهُمۡ أَنَّ ٱلنَّاسَ كَانُواْ بِـَٔايَٰتِنَا لَا يُوقِنُونَ
"Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan seekor binatang melata dari bumi yang akan berbicara kepada mereka kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat kami.”
*Solusi Menghadapi Tanda-Tanda Akhir Zaman*
Menghadapi tanda-tanda akhir zaman, baik yang kecil (Ashgar) maupun besar (Kubra), bukan sekadar mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan dunia, tetapi juga memperkuat iman agar tetap teguh dalam menghadapi ujian hidup.
Dalam suasana yang lebih santai, berikut adalah solusi dan langkah-langkah sederhana namun penuh makna untuk kita renungkan bersama:
1. *Menghidupkan Kesadaran Spiritual*
Perjalanan akhir zaman adalah perjalanan iman. Menghidupkan hati dengan dzikir, shalat, membaca Al-Qur’an, dan amal shaleh menjadi langkah utama untuk melindungi diri dari godaan yang membawa kita pada kesesatan.
Allah berfirman:
وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنفَعُ ٱلْمُؤْمِنِينَ
"Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman."
(QS. Adz-Dzariyat: 55)
Dengan hati yang dekat kepada Allah, manusia akan memiliki kekuatan batin untuk menghadapi tantangan zaman.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Indonesia Indah (Bagian 1709)
Rido Tidak Jadi Gugat ke MK, Khawatir Terbuka Borok Sendiri?
Perkuat Kebersamaan, Gerakan Pramuka STAI Al-Azhary Cianjur Gelar Silaturahim Inspiratif
Mutiara Pagi: Pagi yang Baru (Bagian 1710)
Guru Kreatif, Menginspirasi Siswa dengan Mengajar Sambil Berjualan Mie Ayam
Menguak Kepentingan Tersembunyi Dibalik Wacana Mengembalikan Pilkada ke DPRD
Perjalanan Seharian untuk Bertemu Empat Jam
Mutiara Pagi: Peta Kehidupan (Bagian 1711)
Mengawali Hari dengan Bismillah: Sebuah Langkah Kecil yang Bermakna Besar
Mengokohkan Identitas Melayu-Islam di Era Globalisasi