Amburadulnya tata ruang pertanian, boleh jadi disebabkan oleh belum adanya regulasi soal Perencanaan Pangan. Dengan belum tersedianya Perencanaan Pangan, otomatis alih fungsi lahan pun berlangsung secara membabi-buta. Banyak lahan pertanian produktif, tergerus oleh kepentingan jangka pendek, demi mengejar target. Semua berjalan dan terjadi dihadapan mata kita.
Itu sebabnya, kita berharap agar kepemimpinan Prabowo/Gibran, mampu memberi angin segar tentang perlunya ruang pertanian yang dikelola dengan baik, sehingga lahan pertanian yang tersisa, bisa menjadi investasi kehidupan bagi generasi mendatang. Bangsa ini butuh aturan yang lebih tegas dalam melakukan perlindungan terhadap lahan pertanian.
Artikel Terkait
Cara Menjaga Diri dari Perkara Haram dan Syubhat
Solusi Diversifikasi Pangan
Hati- hati dengan Pencitraan
Presiden Jokowi Resmikan RS Hermina di IKN Senilai Rp 650 Miliar
Kemenag Optimistis Pesantren Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Bangsa, 432 Ponpes Sudah Punya Badan Usaha
Cara Berbakti pada Orang Tua yang Telah Meninggal Dunia
Gerakan Menuju Kemandirian Pangan
Manisnya Iman
Thank You Amerika!
Mutiara Pagi: Tanggapi dengan Senyum (Bagian 1639)