وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai. (QS. Ali 'Imran: 103)
Rasulullah SAW bersabda:
لَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا
“Janganlah kalian saling membenci, janganlah saling dengki, janganlah saling membelakangi, dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam berdiskusi dan menyampaikan pendapat, penting untuk menjaga adab dan akhlak. Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Sinergi untuk Kemaslahatan Umat dan Bangsa
Perbedaan pendapat tidak seharusnya menghalangi kita untuk bersinergi dalam membangun umat dan bangsa. Sebaliknya, perbedaan ini bisa menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik. Allah SWT berfirman:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya. (QS. Al-Ma'idah: 2)
Membangun Stabilitas dan Harmoni
Stabilitas, keamanan, dan harmonisasi adalah syarat utama bagi kemajuan bangsa. Ketika umat bersatu dan bekerja sama, mereka dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkreasi dan berinovasi. Rasulullah SAW bersabda:
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya seperti bangunan yang saling menguatkan satu sama lain. (HR. Bukhari dan Muslim)
Kontribusi terhadap Kemaslahatan Umat dan Kemanusiaan
Islam mengajarkan bahwa kita harus memberi manfaat bagi sesama. Rasulullah SAW bersabda:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.* (HR. Thabrani)
Dengan bersinergi dan bekerja sama, umat Islam dapat memberikan kontribusi besar bagi kemaslahatan umat dan kemanusiaan secara umum. Ini akan membuktikan bahwa Islam benar-benar adalah rahmatan lil ‘alamin.
Artikel Terkait
Sumbu Filosofis Yogyakarta
Cerita Harastha Haifa Zahra, Puteri Indonesia 2024 Sabet Mahkota Miss Supranational di Polandia
Latihan Sikatan Daya 2024, Tiga Skadron Tempur Lanud Iswahjudi Laksanakan Operasi Udara
Rizki Juniansyah, Lifter Andalan Indonesia di Olimpiade Paris 2024
Kapal Induk AS dengan Segala Kelebihannya
Curug Cimanintin di Tasikmalaya, Cocok untuk Pemandian dengan Hawa Sejuk dan Segar
Viral Tes DNA Pegi Setiawan Cianjur, Ini Pengertian dan Fungsi
Tips Mudah Membuat Roti Goreng yang Lembut, Empuk dan Krispi
Suramadu, Jembatan Penghubung Antar Pulau Terpanjang di Indonesia
Hijrah dan Strategi Pembangunan Masyarakat Muslim - 04