Pemanfaatan Digital Era Jokowi dan Tantangan Pemerintahan Baru Prabowo-Gibran

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Jumat, 5 Juli 2024 | 10:00 WIB
Prabowo-Gibran (Instagram @prabowo)
Prabowo-Gibran (Instagram @prabowo)

Oleh: Agusto Sulistio - Pendiri The Activist Cyber dan Praktisi IT SEO

Indonesia telah memasuki era Revolusi Industri Keempat atau era digital 4.0, di mana teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan otomatisasi berperan penting. Melalui inisiatif seperti "Making Indonesia 4.0," pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan daya saing industri nasional.

Upaya ini termasuk peningkatan infrastruktur telekomunikasi dan internet, seperti perluasan jaringan 4G dan pengembangan 5G, yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital.

Ekosistem startup yang berkembang pesat, seperti Gojek, Tokopedia, dan Bukalapak, menunjukkan bahwa adopsi teknologi ini dapat membawa manfaat signifikan bagi berbagai sektor.

Ketidaksiapan Pemerintah dalam Penggunaan Teknologi

Namun, percepatan penggunaan teknologi menghadapi sejumlah kelemahan, terutama di lingkungan pemerintah.

Ketidaksiapan dalam memahami dan menggunakan teknologi sering kali mengakibatkan pendataan dan pengambilan keputusan yang tidak tepat, membuka celah bagi praktik korupsi, penyimpangan, dan masalah keamanan data.

Kurangnya keterampilan digital dan integritas di kalangan pejabat serta pekerja pemerintahan menjadi hambatan utama dalam memanfaatkan potensi teknologi secara maksimal.

Beberapa sektor telah menunjukkan kegagalan akibat kurangnya pemahaman dan kemampuan dalam penggunaan teknologi, mulai dari tingkat aparatur pemerintah pusat hingga ke tingkat desa.

Maraknya judi online, pencurian data, dan gangguan keamanan siber mengindikasikan bahwa sistem keamanan digital, seperti yang dioperasikan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), masih belum optimal.

Selain itu, banyak daerah yang masih bergantung pada sistem manual dalam pelayanan publik, yang rentan terhadap manipulasi dan korupsi. Kurangnya keterampilan digital di kalangan aparatur lintas sektor memperburuk situasi dan menghambat efektivitas program digitalisasi yang diinisiasi oleh pemerintah pusat.

Upaya Pemerintah Era Jokowi Memanfaatan Era Digital Belum Maksimal

Pemerintah era Jokowi telah melakukan berbagai upaya untuk membenahi pemanfaatan era digital, khususnya dalam menyongsong pemerintahan baru Prabowo-Gibran. Namun, hasilnya belum signifikan.

Misalnya, dalam pemberantasan judi online dan keamanan data, masih terjadi ketidaksinkronan antara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan pihak terkait, yang cenderung saling menyalahkan daripada fokus pada solusi substansial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X