Universalisasi Pesan Agama

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 18 Juni 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi: Agama  (Pixabay.com/Babelphotography)
Ilustrasi: Agama (Pixabay.com/Babelphotography)

Kedua, di Google, sejak tahun 2007, dikembangkan sikap hidup yang disebut "Search Inside Yourself." Ini program meditasi yang menjadi bagian dari program sumber daya manusia di Google.

Meditasi ini tidak hanya mengurangi stres karyawan. Ia juga menambah kreativitas dan harmoni, sehingga karyawan dapat tumbuh lebih segar. Program ini dikembangkan oleh Chade-Meng Tan.

Juga di Google, meditasi yang dipraktekkan di sana sudah pula mengalami universalisasi. Ia sudah dilepas dari aroma teologi Buddha.

Empat cara membuat pesan agama menjadi universal. Pertama: mengambil esensi dan ajaran agama itu tapi dilepaskan dari teologi identitas asalnya.

Contohnya, meditasi dapat dipraktikkan tanpa dikaitkan dengan teologi Buddha. Coleman Barks mengambil pesan spiritual penyair Rumi dengan melepaskan Rumi dari identitas iman atas Islam.

Akibatnya, pesan spiritual satu agama dapat dinikmati oleh lebih banyak orang, dari latar aneka agama dan teologi.

Kedua: penyesuaian pesan agama itu dengan prinsip hak asasi manusia.

Agar selaras dengan peradaban modern, pesan agama harus disesuaikan dengan apa yang sudah menjadi kesepakatan dalam deklarasi hak asasi manusia.

Ini era yang mengapresiasi kebebasan individu untuk percaya atau tidak percaya agama. Juga kebebasan individu untuk menentukan gaya hidupnya sendiri.

Di era ini, pencerahan agama hanya dapat diterima secara luas jika ia dikemas seirama dengan hak asasi manusia, yang menjadi bangunan dasar pemikiran modern.

Ketiga: pesan agama itu diterangi oleh sains modern. Pesan agama juga perlu diperkuat dan dilengkapi dengan sentuhan sains modern.

Misalnya, Jon Kabat-Zinn dan Chade-Meng Tan menggunakan riset untuk memvalidasi efek meditasi pada psikologi manusia.

Riset-riset dari bidang neuroscience membantu menerangi dan memvalidasi. Misalnya, melalui neuro science betapa meditasi ikut melahirkan hormon kebahagiaan di saraf manusia.

Keempat: penyesuaian ajaran agama dengan spirit entrepreneurship, selama memungkinkan.

Universalisasi pesan agama juga perlu disesuaikan dengan prinsip zaman yang kuat entrepreneurship. Contohnya, program meditasi di University of Michigan dan Google tidak hanya meningkatkan kesehatan tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X