Haji Itu Miniatur Kehidupan Manusia

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 29 Mei 2024 | 08:00 WIB
Ilustrasi suana Kabah di tanah suci (Yasir Gürbüz/pexels.com)
Ilustrasi suana Kabah di tanah suci (Yasir Gürbüz/pexels.com)

Dan ketakwaan sejati memang terjadi dengan kesempurnaan dalam berislam (dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Islam).

Itulah empat kesimpulan terpenting dari Ibadah haji yang perlu kita pahami. Sebuah ibadah yang menjadi impian hidup setiap Muslim. Semoga Allah memberikan kemudahan kepada mereka yang menjalankannya. Dan yang terpenting menerima haji mereka menjadi haji mabrur.

“Allahumma ij’alhu hajjan mabruran wa sa’yan masykuran wa dzanban maghfuran wa tijaaratan lan tabuur”. Amin ya Mujiib!

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X