Linieritas Literasi dengan Demokrasi

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Minggu, 17 Maret 2024 | 17:16 WIB
N Lilis Nuraeni (Akademisi, Penulis, Penggiat Media Sosial) (Abdul Qodir Majid)
N Lilis Nuraeni (Akademisi, Penulis, Penggiat Media Sosial) (Abdul Qodir Majid)

Oleh : Nyimas Lilis Nuraeni

Berhasilnya demokrasi itu linier dengan level literasi. Jika literasi rendah maka pemilih akan mudah tergiring oleh narasi politik yang bias dan tidak berkualitas.

Sedangkan sebagian besar pemilih kita mengenal tokoh yang akan dipilih melalui referensi narasi politik yang dibangun, sengaja dicitrakan jauh dari realita.

Baca Juga: Ciptakan Kondusifitas Bulan Ramadan, Polres Cianjur Rutin Gelar Patroli

Tidak mengkalkulasi aspek-aspek plus-minus, rekam jejak, kompetensi, dan aspek ikutan lainnya, yang tak kalah penting sebagai kriteria layaknya pemimpin daerah atau negara. Ya maklum saja sebabnya masyarakat kita masih pemilih parokial, bukan pemilih partisipatif yang melek politik, jauh dari literasi.

Baca Juga: Puasa Sebagai Laku Spiritual Dan Terapi Psikologis Kejiwaan Yang Sakit

Kita memang belum satu abad merdeka, mengenal demokrasi (langsung) pun baru tujuh belas tahun yang lalu. Terlalu pede jika berharap demokrasi menemukan maknanya.

Namun yang penting semua pihak, terutama yang berkewajiban memberikan pendidikan politik terus berusaha memberikan edukasi yang efektif, dan masyarakat pun harus responsif terhadap perkembangan politik, sebab politik itu penting (mengatur aspek-aspek kehidupan masyarakat).

Baca Juga: Fitokimia Yang Terkandung Dalam Jus Mengkudu Dipercaya Baik Untuk Tubuh

Melalui pendidikan politik yang efektif dan tingginya literasi, Insya Alloh politik Indonesia menjadi mapan (menemukan) maknanya menuju Indonesia maju dan bermartabat.

(Makrifat malam, Bumi Emas).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB
X