Oleh : Jacob Ereste
Aspirasi Emak-emak Indonesia kembali menyerukan Anti Islamophobia yang telah disahkan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa psda 15 Maret 2022. Resolusi PBB itu diharap mendapat perhatian dari segenap pihak pemangku kepentingan di Indonesia, sehingga bisa masuk dalam kalender nasional dan ditetapkan sebagai hari libur nasional di Indonesia.
Demikian ungkap Wati Imhar Burhanudin, selaku komandan perkumpulan Aspirasi Emak- emak Indonesia saat melakukan persiapan aksi damai ini pada Jum'at, 8 Maret 2024 di Markas Besarnya, Jl. Pati 26, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Perkara OTT ASN Tak Dilanjut, AMPUH Geram dan Pertanyakan Kualitas Kinerja Bawaslu Kabupaten Cianjur
Seruan untuk mengapresiasi resolusi PBB tantang Anti Islamophohia ini
akan dipadukan dengan berbagai acara pada Car Freday, Minggu, 10 Maret 2024 dengan titik kumpul di Taman Sumenep, Menteng, Jakarta Pusat untuk kemudian terus melakukan selebrasi mulai pukul 06.00 hingga selesai sepanjang Jl. Thamrin menuju Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Monas Jakarta dengan puncak pembacaan sikap dan seruan terbuka untuk seluruh rakyat Indonesia, hingga kembali pada titik kumpul semula ke Taman Sumenep, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Perlahan Peran Ulama, Pendeta, dan Biksu Bakal Tergantikan oleh Artificial Intelligence
Pada acara aksi yang mendesak pemerintah Indonesia untuk menerima resolusi PBB tentang Anti Islamophobia ini pada 15 Matet 2022 itu akan dimeriahkan acara pembacaan puisi serta lantunan lagu-lagu Islamis untuk sekaligus menyambut bulan suci ramadan yang penuh berkah bagi manusia yang menunaikannya dengan hikmat untuk memetik hikmahnga.
Baca Juga: Fitokimia Yang Terkandung Dalam Jus Mengkudu Dipercaya Baik Untuk Tubuh
Seruan Aspirasi tentang Anti Islsmophobia telah digaungkan sejak dua tahun silam, dengan melakukan akai di Kedutaan Besar Amerika, lalu aksi bersama di Patung Kuda Arjuna Wiwaha dan kali ini akan bersama massa aksi yang lebih besar mendapat dukungan lebih dari masyarakat, kata Wati Imhar Burhanudin meyakinkan gerakan Anti Islamophobia akan semakin meluas.***
Artikel Terkait
Firman Mulyadi : Anggota DPR RI 2019-2024 Tetap Mundur Apabila Maju Pilkada
Polda Jabar Imbau Warga Tidak Melakukan Sahur On The Road
Perkara OTT ASN Tak Dilanjut, AMPUH Geram dan Pertanyakan Kualitas Kinerja Bawaslu Kabupaten Cianjur
Ramadan sebagai Bulan Transformasi - 03
Perlahan Peran Ulama, Pendeta, dan Biksu Bakal Tergantikan oleh Artificial Intelligence
Kandungan Jus Mengkudu yang wajib Diketahui, Cek Disini
Jus Mengkudu Berkhasiat Anti Nyeri dan Inflamasi
Buah Pace Berkhasiat Turunkan Resiko Gangguan Jantung
Fitokimia Yang Terkandung Dalam Jus Mengkudu Dipercaya Baik Untuk Tubuh
Puasa Sebagai Laku Spiritual Dan Terapi Psikologis Kejiwaan Yang Sakit