Buah Pace Berkhasiat Turunkan Resiko Gangguan Jantung

photo author
Abdul Qodir Majid, Journal Nusantara
- Minggu, 17 Maret 2024 | 13:29 WIB
Ilustrasi : Jantung (klikdokter.com)
Ilustrasi : Jantung (klikdokter.com)

JournalNusantara.com - Mengkudu atau buah pace adalah buah yang banyak tumbuh di daerah tropis, seperti Asia Tenggara. Jus atau sari buahnya telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk banyak penyakit

Baca Juga: Perlahan Peran Ulama, Pendeta, dan Biksu Bakal Tergantikan oleh Artificial Intelligence

Secara umum, buah ini mengandung antioksidan kuat yang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan bagi tubuh. Misalnya mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat dan meredakan peradangan.

Namun, banyak masyarakat hanya menggunakan buahnya untuk dijadikan obat herbal. Kebanyakan masyarakat mengolah buah ini menjadi minuman atau jus.

Baca Juga: Ramadan sebagai Bulan Transformasi - 03

Dilansir Hallodoc.com yang dikutip Minggu (17/3/2024). Berdasarkan data dari USDA Food Data Central, ada berbagai kandungan dalam 30 mililiter jus mengkudu, seperti Kalori 5,1 kkal, Karbohidrat: 1 gram, Gula 1 gram, Natrium 5,1 miligram, Vitamin C 9 miligram, berbagai mineral yaitu zat besi, Kalsium, Potasium, Tembaga, Magnesium, Sodium, Zink, Fosfor dan Selenium.

Baca Juga: Perkara OTT ASN Tak Dilanjut, AMPUH Geram dan Pertanyakan Kualitas Kinerja Bawaslu Kabupaten Cianjur

Konsumsi jus mengkudu dipercaya dapat mendukung kesehatan jantung. Buah mengkudu dapat menurunkan lemak darah dan kolesterol, serta mengurangi peradangan, yang dapat menjadi faktor risiko penyakit jantung.

Penelitian pada 2012 di The Scientific World Journal pun mencatat bahwa pada perokok berat, jus mengkudu mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Seperti kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) dan kadar kolesterol total, serta mengurangi penanda peradangan yang disebut protein C-reaktif.

Pada bukan perokok, jus buah ini juga dipercaya dapat membantu penurunan tekanan darah dan detak jantung. Meski begitu, penelitian lebih lanjut masih diperlukan.

Semoga bermanfaat.***

Sumber : Hallodoc.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Qodir Majid

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X