Kehidupan islam pada masa Rasululllah SAW di Mekah pada saat itu sangat berbeda sekali dengan masa perkembangan islam saat ini. Adanya pertentangan dari kaum kafir Quraisy yang sangat dominan menguasai sebagian besar wilayah di jazirah Arab saat itu. Kaum kafir Quraisy beranggapan bahwa ajaran mereka adalah ajaran yang paling benar dianut. Sehingga ajaran yang dibawa oleh Rasululah SAW harus di berantas juga dari jazirah Arab karena dianggap merusak budaya masyarakat Arab saat itu, khususnya di Mekkah dan Medinah yang menjadi pusat peradaban islam.
Strategi syiar yang dilakukan Rasululloh SAW pada periode Mekkah yaitu Penyebaran islam yang dilakukan Rasulullah SAW secara sembunyi- sembunyi dan penyebaran islam yang dilakukan Rasulullah SAW secara terang-terangan yaitu untuk keluarga dekat dan umum.
Pelaksanaan Pendidikan Islam di Mekkah oleh Rasululloh SAW melalui Pendidikan tauhid, dalam teori dan praktek dan pengajaran Al-Quran di Mekkah.
Hambatan-hambatan yang Dialami Rasululloh SAW Ketika Mensyiarkan Islam di Mekkah Rasulullah SAW pun tidak luput dari tipu daya dan siksaan. Diintimidasi, dimaki, dan dimusuhi.
Seberat apapun yang Rasulullah hadapi, Rasulullah selalu bergantung kepada Allah dengan segala susah payahnya cobaan yang Allah berikan beliau tetap berpegang teguh dengan ketauhidan dan menjunjung tinggi agama Islam yang beliau bawa.
Artikel Terkait
Deni Koswara Ungkap Efek Bahaya Serangan Fajar Dalam Pileg
Dadan Supardan : Jangan Nodai Pileg 2024 Dengan Serangan Fajar
Akhirnya, Kado Awal 2024 Rp4,385 Triliun Dana BOS Madrasah dan BOP RA Cair
Manfaat Jahe Redakan Nyeri Menstruasi
Isra Mi’raj: Perjalanan Maha Dahsyat yang Terjadi Sekali Seumur Dunia
Isman Muslim Berharap Pileg 2024 Tidak Diracuni Serangan Fajar
Kemenko Polhukam Kawal Terwujudnya 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu
Pusat-Pusat Peradaban di Dunia Islam
Perkembangan Islam di Indonesia: Penyebaran, Alkuturasi, dan Perubahan Sosial
Islam pada Masa Khilafah Ali Bin Abi Thalib