Mulia Tanpa Singgasana

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 25 November 2023 | 17:32 WIB

Oleh: Asep Kurniawan

"Ia adalah alasan mengapa terciptanya sebuah peradaban, sekaligus meletupkan kebiadaban."

Pembelajaran adalah suatu proses yang melibatkan antara tenaga didik dan peserta didik. Dimana tenaga didik memberikan ilmunya kepada peserta didik untuk menjadi seseorang yang lebih baik.

Dalam hal pembelajaran selain dari memberikan ilmunya, tentu saja tenaga didik harus bisa memberikan motivasi kepada para peserta didik.

Dalam proses pembelajaran, motivasi sangat penting dilakukan dan diberikan karena dengan adanya motivasi dari tenaga didik, peserta didik akan lebih semangat saat proses kegiatan belajar mengajar dan cenderung lebih mudah dalam pencapaian pembelajaran.

Dalam setiap proses pembelajaran, motivasi juga sangat diperlukan untuk memberikan dan membangkitkan rasa optimisme pada pribadi-pribadi peserta didik.

Hal lain yang juga harus dilakukan seorang tenaga didik adalah ia harus paham betul dalam memberikan rangsangan motivasi agar para peserta didik berlomba-lomba mencapai prestasi belajar tersebut.

Dengan begitu proses kegiatan belajar mengajar akan dinamis serta indikator ketercapaian belajar bisa tercapai.

Sementara disisi lain, dalam konteks memberikan motivasi, tenaga didik tak hanya menjadi subjek, namun juga harus menjadi objek.

Hal ini dilakukan agar dalam pribadi-pribadi tenaga didik, ada dorongan motivasi untuk selalu memberikan yang terbaik dalam proses kegiatan belajar mengajarnya.

Sudah waktunya, pihak sekolah juga memberikan motivasi kepada para tenaga didiknya agar tenaga didik pun berlomba-lomba dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik.

Dalam konteks pemberian motivasi kepada tenaga didik dengan menjadikan tenaga didik sebagai objek, tentu tenaga didik yang telah termotivasi akan semakin meningkat dalam segi kinerja terkhusus saat proses kegiatan belajar mengajar.

Sebaliknya, tenaga didik yang kurang termotivasi justru cenderung lebih kurang dalam hal mengoptimalkan proses kegiatan belajar mengajar.

Karenanya, urgensi memberikan motivasi kepada tenaga didik secara tidak langsung merupakan bentuk ikhtiar pihak sekolah dalam meningkatkan prestasi peserta didik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB
X