Journalnusantara.com - Adu penalti, atau tendangan dari titik penalti, sering kali menjadi penentu hasil pertandingan. Keberhasilan dalam adu penalti sangat bergantung pada kombinasi teknik eksekusi dan kekuatan mental.
1. Teknik bagi Penendang (Eksekutor)
Teknik yang paling krusial bagi penendang adalah mengabaikan penjaga gawang dan fokus sepenuhnya pada tendangan yang sudah direncanakan. Ada dua pendekatan utama dalam eksekusi:
Tendangan Bertenaga (Power Shot):
Titik Kontak: Tendang bola menggunakan punggung kaki (instep) atau bagian tengah kaki dengan kekuatan penuh.
Arah: Targetkan pojok atas gawang (pojok 90°), tempat yang paling sulit dijangkau penjaga gawang.
Kunci Sukses: Kaki tumpu harus berada di samping bola dengan jarak yang pas, dan pergelangan kaki yang menendang harus terkunci (kaku) saat kontak untuk menghasilkan kekuatan maksimal.
Tendangan Penempatan (Placement Shot):
Titik Kontak: Gunakan kaki bagian dalam untuk akurasi yang lebih tinggi.
Arah: Tempatkan bola rendah, sedekat mungkin dengan tiang gawang.
Kunci Sukses: Penendang harus menunggu gerakan awal kiper (wait and see) dan menendang ke arah berlawanan di detik terakhir. Teknik ini menuntut ketenangan luar biasa.
Tendangan Panenka: Tendangan chipping (dicungkil pelan) ke tengah gawang saat kiper sudah menjatuhkan diri ke salah satu sisi. Teknik ini berisiko tinggi dan hanya efektif jika dilakukan dengan sempurna dan penuh keberanian.
2. Teknik bagi Penjaga Gawang (Kiper)
Artikel Terkait
Menghubungkan Dua Provinsi, Jejak Perjalanan Jauh Kereta Api Pasundan
Revolusi Mobilitas Jawa, Kehadiran Kereta Cepat Indonesia
Jantung Logistik Nasional, Pelabuhan Tanjung Priok dan Peran Sentralnya
Ikatan Istri Pegadaian Jakarta Gelar Pelatihan Public Speaking, Tingkatkan Kualitas Diri dan Dukungan Karier Suami
Mutiara Pagi: Zaman Telah Bertukar (Bagian 2031)
PKB Cianjur Siapkan 700 Kader Milenial yang Loyalis untuk Berkontribusi di Masyarakat
Front Aksi Mahasiswa Cianjur Desak Transparansi Anggaran Fantastis dan Pelayanan Adminduk Bebas Pungli
Taktik Memilih Tontonan Anak, Keseimbangan Edukasi dan Hiburan di Era Digital
Mengubah Anak 'Nakal' Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan Bertanggung Jawab
Mutiara Pagi: Cinta Sebutir Mutiara (Bagian 2032)