JournalNusantara.com - Departemen Pertanian Filipina memberitahukan bahwa baru-baru ini harga bawang lokal lebih mahal daripada daging.
Hal tersebut menjadi masalah karena bawang adalah makanan pokok Filipina dan menjadi bahan pokok makanan Asia Tenggara.
Baca Juga: Fasilitas Golf hingga Berkuda dari Kantor akan Dikenai Pajak oleh Kemenkeu
Untuk Filipina yang mengkonsumsi bawang sekitaran 17.000 ton bawang perbulannya, mengimpor bawang bukanlah hal baru baginya,
mereka biasanya membeli di negara China dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Departemen Pertanian mengsetujui rencana untuk mengimpor 21.060 mentrik ton bawang untuk mengatasi kekurangan bawang merah nasional dan menurunkan harga.
Baca Juga: Orang Humoris Lebih Menarik Dibandingkan dengan Orang Tampan Rupawan?
Kekurangan bawang ini terjadi bahkan ketika petani lokal memproduksi sehingga 23,30 metrik ton bawang merah pada kuartil ketiga tahun 2022, naik dari 22,92 metri ton selama periode sama tahun 2021.
Harga Bawang merah lokal dijual dengan harga 550 peso per kilogam (sekitaran Rp.152 ribu), satu kilogram daging sapi dibanderol dengan harga 480 peso (Rp.132 ribu), sementara itu ayam utuh harganya 220 peso (Rp.60 ribu). (Tiara Maulia Setiawan)
Artikel Terkait
Liga 2 dan Liga 3 Dihentikan, Protes Bermunculan
Puteri Indonesia 2022 Tampil Cantik sebagai Model Runway di Jakarta Fashion Trend 2023
Ueddan...Wanita Berjoget Lagu Dangdut di Pengajian, Warganet: Tongkat Ali Dalam Sarung Ngacung Semua !
Puan Maharani Bingung, Sudah Bekerja Ekstra Banyak Orang Kagak Suka, Netizen: Ngaca dulu Bu !
Iis Permata Sari, Penyanyi Dangdut Cantik Mirip Barbie
Bejat! 4 Kakek Perkosa Anak 12 Tahun hingga Hamil
Orang Humoris Lebih Menarik Dibandingkan dengan Orang Tampan Rupawan?
Gila...Kencing di Dalam Lift, Mendadak Eror dan Langsung Dapat Karma !
Usai Diguyur Hujan Lebat, Pergunungan di Sekitaran Makkah Jadi Hijau dan Subur
Fasilitas Golf hingga Berkuda dari Kantor akan Dikenai Pajak oleh Kemenkeu