Bantuan Tenda Bertuliskan Nama Gereja di Sobek Warga

photo author
Andre Rusnandar, Journal Nusantara
- Minggu, 27 November 2022 | 21:11 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merespons penyobekan label gereja di tenda pengungsi gempa Cianjur
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merespons penyobekan label gereja di tenda pengungsi gempa Cianjur

 


JournalNusantara.com - Beredar video yang terlihat warga sedang mencopot logo yang ditulis oleh salah satu gereja.

Gempa bumi Cianjur yang menyebabkan bangunan rumah warga rusak, hal itu membuat banyak pihak ingin membantu baik dalam bentuk logistik maupun tenda untuk dijadikan barak pengungsian.

Baca Juga: Cianjur Kembali di Guncang Gempa

Namun dalam video tersebut warga kesal sebab ada tulisan, momen tersebut direkam hingga di upload kembali oleh akun Instagram pribadi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil @ridwankamil, hingga ia mengecam perbuatan tersebut.

“Sangat disesalikan dan tidak boleh terulang lagi, identitas label Pencabutan pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian di Cianjur,” ujarnya dikutip, Minggu (27/11/22).

Baca Juga: Masyarakat Cieunder Warungkondang Cianjur Bersyukur Dengan Layanan Dapur Umum Rumah Zakat

Rencana ini datang dengan tidak dipilih-pilih dan pastinya mendampaki semua korban, hingga pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini.

"yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya," ujar Kang Emil.

Baca Juga: Update Gempa Cianjur Per Hari Sabtu 26 November 2022

Karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawab kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka, standnya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan.

“Karena Sila ke-2 Pancasila, kemanusiaan Yang adil dan beradab harus dijunjung dengan baik dan dipraktikan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sekalipun oleh unsur kebencian golongan,”ujarnya.

Baca Juga: Ketua PCNU Kota Bogor Lepas Relawan Peduli Korban Gempa Cianjur

Hingga ia meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindak lanjuti hal ini agar tidak ditarik kembali.

"walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," tutup kang Emil.(Tiara Maulia Setiawan)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andre Rusnandar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB
X