Journalnusantara.com, Cianjur - Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Al-Ittihad (IKAPPA) menggalang donasi bagi korban gempa bumi di Cianjur sejak Selasa, (22/11/2022).
Ketua Umum IKAPPA, Haris Koswaroh mengatakan penggalangan donasi ini dilakukan dalam upaya meringankan beban para korban. Bisa melalui tranfer atau berupa barang langsung.
"Kami mengajak pada masyarakat dan seluruh alumni berbagai tingkatan dari angkatan 1 sampai 20 untuk bahu membahu memberikan bantuan secara sukarela," ucapnya kepada wartawan, Kamis (24/11/2022).
Baca Juga: Muhamad Aziz Sopyan: Membongkar Makna Bhineka Tunggal Ika, Merekat Kesatuan dalam Keragaman
Dalam kesempatan tersebut, Haris menjelaskan bahwa penggalangan donasi ini akan disalurkan bagi korban gempa bumi khususnya yang ada di daerah terdampak dan belum terjamah sama sekali.
"Mengingat menurut kroscek ke lapangan dari sahabat-sahabat alumni, masih ada warga yang belum diberikan bantuan terutama untuk hal-hal yang pokok seperti tenda pengungsian, selimut, makanan, minuman, obat-obatan, popok bayi, pakaian layak, dan lainnya," katanya.
Baca Juga: Hafidh Kautsar Afdhila : Anak Muda Membincang Pancasila, Harapan dan Tantangan
Alumni Pondok Pesantren Darul Hadits Alfaqihiyyah II Ahlusunnah Waljamaah Malang ini menuturkan, tercatat ada cukup banyak kader IKAPPA yang terdampak gempa dengan beragam kondisi, baik ringan, sedan maupun berat.
"Semoga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini, serta diberikan kemudahan dalam mendapatkan rezeki kembali amin," tandasnya dengan penuh harap.
Baca Juga: Jenazah Perempuan Hamil Korban Gempa Bumi Cianjur Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Haris menambahkan untuk donasi bantuan via tranfer bisa ke rekening BCA nomor 7772042755 a.n Muhammad Tourqi Sulaeman Fauzi, lalu konfirmasi ke nomor WA 0822-4003-4643.
Seperti diketahui, hingga berita ini diturunkan, data korban gempa bumi Cianjur sementara menyebutkan, 271 orang meninggal dunia, 40 masih dicari, 2.043 luka-luka, 61.908 jiwa mengungsi, 56.320 rumah, 3 faskes, 124 tempat ibadah, 31 fasilitas pendidikan, serta 13 kantor dan gedung.