JournalNusantara.com -Dalam rangka kampanye Pengembangan Kewirausahaan Nasional dan mensosialisasikan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024. Kementrian Koperasi (Kemenkop) gelar kunjungan ke Fakultas Sains Terapan (Faster) Universitas Surykancana (Unsur) Cianjur. Senin (26/6/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut Dekan Faster DR. Endah Lisarini, Ketua LPPM DR. dr. Trini Handayani, Wadek 3 Faster 3 Ahmad Nur Rizal, Wakil Rektor 2, Wakil Rektor 3 dan para dosen di lingkungan Faster Unsur.
Menurut Wadek 3 Faster Unsur Ahmad Nur Rizal saat dihubungi JournalNusantara.com mengungkapkan salah satu tujuan kegiatan ini selain dalam rangka kampanye pengembangan kewirausahaan nasional juga mengaktifkan kembali inkubator bisnis Universitas Suryakancana.
Baca Juga: Anggota Fraksi Golkar Firman Sobeagyo Soroti Pasal Tembakau Dalam Rancangan RUU Kesehatan
"Perguruan tinggi merupakan lembaga yang sangat tepat untuk mencetak wirausaha baru yang inovatif. Lembaga pendidikan tinggi dapat membangun kewirausahaan dengan kompetensi tinggi". Ujar Ahmad Rizal yang akrab dipanggil Kang Ijay.
"Kunjungan Kemenkop ini berharap bisa membangkitkan inkubator bisnis universitas Suryakancana. Apabila ada peluang terkait permasalahan kewiraushaan pertanian, pihak Kemenkop akan menindaklanjuti. Bentuknya nanti bisa berupa pelatihan atau bantuan usaha." Tambah Ijay.
"Saat ini jumlah UMKM di Indonesia hampir mencapai 64,2 juta unit usaha sementara rasio kewirausahaan Indonesia masih tergolong rendah dengan capaian 3,47 persen. Perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan ruang belajar bagi mahasiswa untuk berlatih berwirausaha, memiliki kompetensi pendampingan, serta memiliki kemampuan untuk menciptakan invensi dan inovasi berbasis riset." Pungkas Ijay.***