nasional

Suara Perempuan Adat, Penjaga Terakhir Raja Ampat dari Krisis Lingkungan

Jumat, 4 Juli 2025 | 16:48 WIB

Journalnusantara.com - Dalam hiruk pikuk perjuangan mengatasi krisis lingkungan, seringkali kita melupakan suara-suara paling autentik suara perempuan adat. Lebih dari sekadar penjaga, mereka adalah garda depan yang tak kenal lelah dalam melindungi kehidupan dan kelestarian alam.

Di berbagai komunitas adat di Papua, peran perempuan seringkali menjadi kekuatan tersembunyi yang menjaga alam tetap lestari. Namun, seberapa seringkah suara-suara ini benar-benar terdengar?

Fenomena ini akan dibedah tuntas dalam diskusi menarik bertajuk "Suara Perempuan Menghadapi Krisis Lingkungan: Menakar Peran & Perjuangan Perempuan Adat Papua dalam Menyelamatkan Raja Ampat".

Diskusi ini akan menghadirkan Tanissa P. Rahmadiva, Sister behind Women I'm Power, sebagai host, dan menyoroti kisah perjuangan Rossy You, seorang Perempuan Adat Mee dan Forest Campaigner Greenpeace Indonesia.

Rossy bersama komunitasnya gigih mempertahankan tanah dan laut Raja Ampat, surga dunia yang kini terancam oleh ancaman tambang nikel.

Raja Ampat, dengan keindahan bahari yang tak tertandingi dan keanekaragaman hayati yang melimpah, kini berada di ambang bahaya. Ekspansi industri ekstraktif, khususnya tambang nikel, mengancam ekosistem rapuh ini dan kehidupan masyarakat adat yang telah bergenerasi hidup harmonis dengan alam.

Di sinilah peran perempuan adat menjadi krusial. Dengan kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun, mereka menjadi benteng terakhir yang berjuang mati-matian demi mempertahankan kelestarian lingkungan dan hak-hak komunal mereka.

Melalui diskusi ini, kita akan diajak untuk merenungkan betapa pentingnya suara perempuan adat dalam upaya penyelamatan lingkungan.

Kisah Rossy You adalah cerminan dari kekuatan, ketangguhan, dan dedikasi para perempuan adat yang tak hanya berjuang untuk diri mereka sendiri, melainkan untuk seluruh umat manusia dan keberlanjutan planet ini.

Saksikan diskusi inspiratif ini secara langsung di Instagram @womenimpower pada Sabtu, 05 Juli 2025, pukul 15.00-16.00 WIB atau 17.00-18.00 WIT.

Mari bersama mendengarkan, belajar, dan mendukung perjuangan tak kenal lelah para penjaga bumi ini. Suara mereka adalah harapan bagi masa depan yang lestari.

Tags

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB