Journalnusantara.com - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menerima audiensi dari Rumah Sakit Edelweis di ruang kerjanya pada Rabu (02/07/2025).
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, dr. H. Yusman Faisal, M.K.M, ini dibahas upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan rencana kerja sama strategis antara Pemerintah Daerah dengan RS Edelweis.
Bupati menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan sektor kesehatan di Kabupaten Cianjur.
“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Cianjur, dan kami berharap Rumah Sakit Edelweis dapat menjadi mitra kami dalam mencapai tujuan tersebut,” ujarnya.
Direktur RS Edelweis, dr. NR. Ratih Rustiati, MMRS, mengungkapkan berbagai rencana dan program yang siap dikolaborasikan dengan Pemerintah Daerah.
Menurutnya, kerja sama ini penting untuk memperluas akses dan meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi warga Cianjur.
“Kami berharap dapat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Cianjur,” katanya.
Bupati menyambut baik usulan tersebut dan menegaskan akan menindaklanjuti rencana kerja sama ini. Ia berharap kemitraan ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.
Audiensi ini diharapkan membuka jalan bagi kolaborasi yang berkelanjutan antara Pemkab Cianjur dan RS Edelweis.
Melalui sinergi ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Cianjur dapat semakin maju dan merata demi mewujudkan Cianjur yang lebih sehat dan sejahtera.
Artikel Terkait
Konsekuensi Pemisahan Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah
Telkom Perlu Beralih ke Sambungan Digital, Kabel Wi-Fi di Cianjur Semrawut dan Meresahkan Warga
Mutiara Pagi: Langit Tak Sombong (Bagian 1889)
Peran Filsafat bagi Peradaban: Cetuskan Berpikir Kritis untuk Mengarungi Kesadaran Hidup
Keluhan Warga soal Pengelolaan Lapang: "SK Sudah Turun, tapi Pengurus Malah Diam"
Kisruh Insentif Guru Ngaji di Cianjur: Saatnya Bijak Melihat Realita
Rajawali yang Tumbuh di Kandang Itik
Geger Cilegon 1888 (Pengkhianatan Habib Usman bin Yahya dalam Peristiwa Geger Cilegon 1888)
Wakil Bupati "Nyambi"
Mutiara Pagi: Tokoh yang Besar (Bagian 1890)