nasional

Pesawat N-219 Nurtanio

Senin, 13 Januari 2025 | 05:59 WIB

Journalnusantara.com, Bandung - Pesawat N-219 Nurtanio dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia (PTDI) sebagai pesawat penumpang dan serba guna dengan kapasitas 19 penumpang.

Terbang perdana pada 16 Agustus 2017, pesawat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi di daerah terpencil dengan landasan pendek.

Nama “Nurtanio” diberikan untuk menghormati Marsekal Muda TNI (Anumerta) Nurtanio Pringgoadisuryo, perintis industri pesawat terbang Indonesia.

Spesifikasi
Dimensi:
Panjang 16,49 meter
Rentang sayap: 19,5 meter
Tinggi: 6,18 meter
Kapasitas:
Penumpang: 19 orang
Muatan kargo: 2.313 kilogram

Performa:
Kecepatan maksimum: 210 knot (390 km/jam)
Kecepatan jelajah: 170 knot (310 km/jam)
Kecepatan stall: 59 knot (109 km/jam)
Jangkauan: 480 nautical miles (890 km) dengan 19 penumpang
Plafon layanan: 3.000 meter (10.000 kaki)
Mesin:
2 x Pratt & Whitney Canada PT6A-42 turboprop, masing-masing 850 shp
Baling-baling Hartzell 4-blade

Sistem Pesawat
N-219 Nurtanio dirancang dengan konstruksi logam dan memiliki volume kabin terbesar di kelasnya. Dilengkapi dengan pintu fleksibel yang memungkinkan konfigurasi untuk penumpang dan kargo.

Pesawat ini juga mampu terbang dan mendarat di landasan pendek, memudahkan operasi di daerah terpencil. Dua mesin Pratt & Whitney Aircraft of Canada Limited PT6A-42 dengan masing-masing 850 SHP

Avionik kaca kokpit Garmin G1000 NNx Kemampuan lapangan terbang yang panas dan tinggi, operasi Take-off and Landing (STOL) singkat, lepas landas dan mendarat dengan kemampuan landasan pacu yang tidak beraspal, kabin tanpa tekanan, Avionics suite canggih dan modern, kemampuan multi hop dan konfigurasi perubahan cepat, mudah dirawat, dan mudah dioperasikan.

Tags

Terkini