Sri Diraja Datuk Badiuzzaman Surbakti

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 15:00 WIB

(Pamoyanan Cianjur)

Journalnusantara.com, Cianjur - Mungkin hanya sedikit saja yang mengetahui ada seorang raja, ulama dan pejuang dari Deli (Melayu) Medan yang dibuang ke Cianjur.

Ia adalah Sri Diraja Datuk Badiuzzaman Surbakti, Sultan Sunggal yang dibuang oleh belanda dari tanah Deli pada tahun 1895 ke Cianjur.

Selama 23 tahun memimpin perang melawan Belanda karena mempertahankan tanah perkebunan rakyat yang akan dijadikan kebun tembakau oleh Belanda.

Tak hanya itu ia juga ternyata seorang ulama yang fasih berbahasa arab menguasai ilmu tauhid dan syariat Islam.

Pada tahun 1895 belanda mengajak bernegosiasi, ia diundang ke Batavia, ternyata Belanda hanya menipunya untuk dibuang ke Cianjur sampai akhir hayatnya.

Kemudian ia wafat di Cianjur dan dimakamkan di Pamoyanan tidak begitu jauh dari tempat pemakam Aria Wiratanudatar II dan Dalem Dicondre.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X