JournalNusantara.com - Insiden pembakaran bendera PDIP terjadi dalam aksi unjuk rasa, membela seorang akademisi Rocky Gerung, yang belakangan dilaporkan oleh beberapa pihak atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.
Salah satu anggota Partai Demokrasi Indoensia Perjuangan (PDIP), Slamet Djayusman, dengan tegas mengutuk keras tindakan pembakaran bendera PDIP oleh sekolompok aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.
"Sebagai anggota partai, kami sangat mengutuk tindakan yang diambil oleh sejumlah individu dari HMI," Kata Slamet Djayusman dikutip dari Pojoksatu.id, Rabu (9/08/2023).
Baca Juga: Evaluasi Kinerja Bupati Cianjur, IPM Raport Merah Tak Terbantah !
Peristiwa pembakaran bendera PDIP itu terjadi di Cikini, Jakarta Pusat, pada Jumat, 4 Agustus 2023. Menurut Slamet Djayusman, pembakaran bendera PDIP ini merupakan tindakan yang tidak bermoral.
"Perilaku ini bertentangan dengan etika dan moral yang diharapkan dari para mahasiswa, yang seharusnya menjadi pemimpin masa depan bangsa," tambahnya.
Baca Juga: Mengukur Ketergantungan Masyarakat dan Eksistensi Bank Emok di Kabupaten Cianjur
Sebagai politisi senior PDIP, ia menyebut bahwa partainya adalah entitas yang diakui secara hukum di Indonesia. Maka, Djayusman menegaskan, pembakaran bendera PDIP oleh aktivis HMI merupakan pelanggaran hukum.
"PDIP muncul dari sejarah perjuangan politik yang panjang dan memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan pendirian negara oleh Bung Karno. Sepanjang sejarah partai kami, kami belum pernah sekali pun mengkhianati integritas Republik Indonesia," Pungkasnya.***
Sumber : radarjabar.com
Artikel Terkait
Mengukur Ketergantungan Masyarakat dan Eksistensi Bank Emok di Kabupaten Cianjur
Evaluasi Kinerja Bupati Cianjur, IPM Raport Merah Tak Terbantah !
Masihkah Memiliki Rasa Malu
Mengharap Hanya Kepada Allah!
MA Tolak PK Moeldoko, DPC Partai Demokrat Kab. Cianjur Sebut Ini Kado terindah Ultah Ketum (AHY) Yang ke 45
Pengurus PAMHU Resmi Dilantik, Prof Dindin Solahudin Jabat Ketua
7 Tips Dekati Calon Mertua
Keistimewaan Daun Kelor
Sejarah Indonesia Tanpa Masa Lalu (Bag 1)
Jangan Sinis !!