JournalNusantara.com - Lagi-lagi oknum Polri berulah dengan cara meminta sejumlah uang kepada bawahannya, dengan menjadikannya sebagai "mesin pencetak uang". Itulah gambaran singkat terkait dengan konten akun twitter milik Sosmed Keras dengan nama akun @sosmedkeras yang kini viral di aplikasi twitter.
Unggahan yang menceritakan perilaku buruk oknum Polri di Polda Riau inipun menyita banyak perhatian warganet, dan mereka rata-rata menyayangkan peristiwa tersebut. Adapun isi dari cuitan akun @sosmedkeras adalah sebagai berikut:
Gimana ini gaes?
Viral di media sosial anggota Brimbo Polda Riau bernama Bripka Andry Darma Irawan bongkar kelakuan atasannya setelah dimutasi tanpa alasan yang jelas.
Melalui unggahan Facebooknya, Bripka Andry Darma Irawan mengaku kerap kali disuruh mencari uang di luar kantor oleh komandannya bernama Kompol Petrus H Simamora.
Pada unggahan Facebooknya itu, Bripka Andry Darma Irawan mengaku heran mengapa dirinya dimutasi demosi.
Baca Juga: Tim Bulutangkis Indonesia Ikuti Kejuaraan SIngapore Open 2023
Padahal dirinya merasa bahwa ia sudah menjalankan perintah atasannya itu dengan mentransfer uang sejumlah ratusan juta ke rekening pribadi Kompol Petrus H Simamora.
Bripka Andry mengatakan bahwa sebelumnya ia dinas di Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Riau yang berada di Menggala Junction Kabupaten Rokan Hilir.
Hingga pada Maret lalu, beliau dimutasi demosi tanpa alasan yang jelas ke Batalyon A Pelopor yang berada di Pekanbaru.
Tak ayal, warganet pun membanjiri akun ini dengan beragam komentar yang bernada miring, seperti halnya akun @@breyBrandon: "UDAH GAK KAGET !!! Apalagi kalau sering main sama bandar sabu , cuannya banyak. Modal bilang " BESOK TIARAP DULU ,KARENA AKAN ADA OPERASI GABUNGAN " Ratusan juta dapet modal gt doang." tulisnya.
Baca Juga: Hasil Survey Fixpoll Indonesia Menyebut Mahmud MD dan Lanyalla Pigur Potensial Cawapres
Lantas akun @msbreewc Ini kayaknya dana di luar kantor itu kaya penghasilan dari preman polisi atau uang damai gak si?. Seinget gw cukup tinggi uang setoran ke preman polisi buat jagain tempat tertentu biar gak di samperin di hari tertentu. Sama uang perdamaian yang baru ditangkep terus minta di bebasin itu juga tinggi. Yang setidaknya masuk penjara 3 hari abis itu bisa keluar setelah bayar, Diceritain temen aja sih." cuitnya, dan akun @b_nestamarley: "Yap bener, kaya uang damai orang² ketangkep narkoba aja lumayan 1 kepala minimal 10jt." timpalnya lagi.
Lanjut dengan akun @gentasdw: "gokil ya diluar kantor bs dapet ratusan juta, pantes berani jual sawah balik modalnya cepet." sindirnya pula.
Hingga saat ini setidaknya unggahan tersebut memperoleh respon warganet, 8,902 retweets, 1,716 quotes, 39.2K likes, 2,185 bookmarksm dan 3610 komentar. ***
Artikel Terkait
Arti Pohon Hayat yang Jadi Logo Resmi IKN Nusantara, Sumber Kehidupan Sarat Makna
Politisi PPP Mansyur Sulaeman Menilai Optimalisasi Dana CSR, Baznas, APBD, Bumdes Bisa Menekan Efek Bank Emok
Tangis Bombay Penonton Film 'Hati Suhita'
Nonton Film Bioskop 'Hati Suhita' Dapat Hadiah Lho, Ini Syaratnya
Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional dari Januari hingga Desember Tahun 2023
Bahayakan Warga, Polres Cianjur Amankan 4 Remaja Bawa Golok dan Senjata Penusuk
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Petinggi Militer Negara ASEAN
Asosiasi Motor Honda Cianjur Gelar Pemilihan Ketua Masa Bakti 2023-206
Hasil Survey Fixpoll Indonesia Menyebut Mahmud MD dan Lanyalla Pigur Potensial Cawapres
Tim Bulutangkis Indonesia Ikuti Kejuaraan SIngapore Open 2023