Journalnusantara.com, Jakarta -- Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus mengatakan pernyataaan Anies Baswedan yang menyoroti relasi pejabat dan pedagang seharusnya menjadi otokritik bagi dirinya juga partai yang mendukungnya.
Lucius menilai pernyataan Anies tersebut harusnya tak ditujukan spesifik pada orang atau pihak tertentu karena yang terjadi hampir semua kekuatan politik mempraktikkan hal yang sama. Mereka menjadikan parpol sebagai kendaraan politik para pengusaha.
"Anies mestinya harus melakukan otokritik pada dirinya sendiri maupun parpolnya. Ketika Anies menyampaikan ke publik, ia seolah-olah lupa bahwa di sekitar dirinya praktik relasi pedagang dan politisi itu juga terjadi," ujar Lucius di Jakarta, Selasa (23/05/2023).
Baca Juga: Polres Cianjur Dampingi Nakes Melaksanakan Imunisasi Pin Polio
Lucius menyampaikan fakta politik hari ini memang menyebutkan adanya relasi yang kuat antara pejabat dan pedagang atau pengusaha. Menurut Lucius, tata kelola parpol yang semuanya cenderung oligarkis memelihara dengan baik relasi penguasa dengan pengusaha tersebut.
Bahkan, ucap Lucius, parpol yang mengaku punya sistem kaderisasi yang baik pun pada akhirnya harus berkompromi dengan pengusaha demi kelangsungan hidup parpol tersebut. Tanpa dukungan finansial pengusaha roda partai akan keropos jika hanya mengandalkan sumbangan atau iuran anggota. Lucius mengatakan tidak ada parpol yang akan bersih dari relasi saling memanfaatkan dengan pedagang atau pengusaha.
"Itu fakta dan Anies mestinya tak perlu sangat bangga mengungkapkan hal itu. Bahkan ia tak seharusnya mengeluarkan kritik ke publik soal hal itu karena ia sendiri mestinya sadar sebagai politisi bahwa ia tak bisa leluasa untuk mengatur pengusaha yang membiayai akomodasi kampanye dirinya atau pun parpol pengusungnya," kata dia.
Lucius menilai pernyataan Anies hanya didasarkan pada aspek politis elektoral. Anies, tutur dia, ingin mendapatkan dukungan dari publik yang mungkin percaya kalau dirinya bebas dari cengkeraman pedagang dalam politiknya.
Baca Juga: Rekonsiliasi Negara-Negara Islam Timur Tengah, Madu atau Racun?
Artikel Terkait
Pemain Voli Asal Cimaung Bandung, Farhan Halim Didaulat Menjadi Raja Service Di ASEA Games 2023 Kamboja
Dua Kades di KBB Mundur Karena Ikut Pileg, Camat Jamin Tak Akan Mengganggu Pelayanan Warga
Kriminolog UNSUR Kuswandi Menilai Kejahatan Begal Terjadi Karena Faktor Keberhasilannya Besar
Pedagang Resah, Program Bansos Diduga Jadi Biang Kerok Harga Telur Ayam Yang Terus Meroket
Pertemuan Bilateral Indonesia di KTT G7
Perwakilan Korban Arisan dan Investasi Bodong di Cianjur Mengadu ke Kantor Hukum Karnaen
Fakultas Sains Terapan Universitas Suryakancana (UNSUR) Cianjur Buka 4 Gelombang Pendaftaran, Cek Disini ...
Rekonsiliasi Negara-Negara Islam Timur Tengah, Madu atau Racun?
Polres Cianjur Dampingi Nakes Melaksanakan Imunisasi Pin Polio
Mentri Ikut Nyaleg, Bawaslu Akan Beri Perhatian Khusus Karena Rawan Penyalahgunaan Fasilitas Jabatan