Kang Emil Dikatain "Maneh" oleh Guru, Sekolah Langsung Pecat, Netizen: Sadis Banget Gubernur Kadrun

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Kamis, 16 Maret 2023 | 15:27 WIB
Muhammad Sabil Fadhillah, guru honorer yang dipecat karena lontarkan kata 'maneh' kepada Ridwan Kamil (Twitter @miduk17)
Muhammad Sabil Fadhillah, guru honorer yang dipecat karena lontarkan kata 'maneh' kepada Ridwan Kamil (Twitter @miduk17)

 

JournalNusantara.com - Usai mengkritik Gubernur Jawa Barat di media sosial, seorang guru yang berasal dari Cirebon diberhentikan dari dua sekolah tempatnya mengajar. Dalam tulisannya, sang guru menggunakan kata maneh yang ditujukan kepada salahsatu unggahan  Instagram Ridwan Kamil yang tengah berbicara di hadapan siswa sebuah sekolah dengan menggunakan jas berwarna kuning. 
 
Dalam wawancaranya, Kang emil menjelaskan bahwa ia hanya mempinned komentar guru tersebut, dengan maksud untuk memberikan edukasi dan meluruskan. Namun, Pada kenyataannya Sang Guru malah dipecat dari sekolah tempat ia mengajar. 
 
Tanggapan terkait kasus tersebutpun mengundang banyak akomentar dan status dari berbagai pihak. DIantaranya aadalah Aki Tulalit sebagai pemilik akun @YRadianto. Dalam cuitannya di twitter ia menyatakan: "Lepas dari substansi kritiknya, saya setuju bahwa penggunaan kata "maneh" adalah terlalu kasar (minimal tidak menunjukkan hormat) untuk digunakan di ruang publik, tapi justru itulah kesempatan Akang untuk "mendidik" urang Sunda agar kembali dengan "unggah-ungguhna". Cara Akang seperti membalas sebuah cubitan dengan pukulan bertubi-tubi hingga si pencubit pingsan. Sangat tidak sepadan.
Beda kata 'Maneh' dalam bahasa Jawa dan Sunda
Beda kata 'Maneh' dalam bahasa Jawa dan Sunda (Foto: Twitter @ARSIPAJA)

Berikutnya bermunculan berbagai komentar di akun peunggah, diantaranya adalah akun @chusnulhadiset1: "Pejabat yg bermental penguasa Lupa saat dulu ngemis minta didukung Pejabat kan pelayan rakyat , woey @ridwankamil." cuitnya, lantas akun @alexppratomo: "2012 dia (Gubernur) sendiri bilang arti maneh tuh buat sahabat dekat. Apa setelah jadi pejabat lantas ga bisa jadi sahabat dan harus dipanggil paduka tuanku?." sindirnya keras. 

Masih dengan nada yangs ama, muncul dari akun @pejuangind01: "Sadis bgt gubernur kadrun beserta pendukungnya tuh, mangkanya jgn lembek ama kadrun, jgn jadikan mrk jadi pejabat di negara indonesia." tegasnya, dan akun @NoegMatoa: "Nah sudah clear ya, nuhun sadayana, Hayuu....kembali ke "unggah ungguhna" mumpung mau tahun politik sekalian buat ngetes seberapa unggah ungguhna bahasa kita dlm berkomen politik, yg biasanya dlm komen lisan atawa verbal disetiap beberapa kata terselip kata "j***nngg." pungkasnya.

Baca Juga: Memindahkan Kebesaran Al Azhar Mesir ke Indonesia

Setidaknya terdapat respon beragam yakni 21.6K Views, 56 Retweets, 5 Quotes, 233 Likes, dan 532 komentar.***

Sumber: Twitter

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X