Journalnusantara.com, Jakarta - PT Henindo Technologies Citra Mulia (HENINDO) bersama dengan PT Regene Artifisial Inteligen (REGENE) meluncurkan produk Testing DNA terlengkap di Indonesia dengan nama DNAtest.id., di Jakarta, Rabu (08/03/2023).
Peluncuran ini turut dihadiri oleh Prof. Dr. Amien Soebandrio, PhD, SpMK (K) selaku Pakar DNA, Prof. Dr. dr. Yudi Ahmad Yudianto, SpFM (K), SH, M.K selaku pakar DNA, Direktur Henindo Luna Famiarjo, Pakar DNA Forensic Putut Tjahjo Widodo, DFM, M.Si, selaku Direktur Operasional Henindo dan CEO Regene Vichi Lestari.
Meningkatnya tren di bidang kesehatan akan pencegahan dini memunculkan kebiasaan baru di masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat yang sesuai dengan genetika seperti pemilihan makanan, jenis diet makanan, pencegahan dini dari potensi penyakit di masa depan ataupun jenis olah raga yang sesuai dengan karakteristik genetik seseorang.
DNAtest.id hadir sebagai One-Stop-Solution DNA Screening untuk pencegahan dini kesehatan menggunakan pemeriksaan genetik.
Selain mencakup laporan Nutrigenomik, DNAtest.id juga mencakup Farmakogenomik, Dermatologi, dan pendeteksian dini dari alergi, imunitas, kanker, jantung, paru-paru, ginjal, pencernaan, hati, serta penyakit lainnya yang masih banyak lagi.
Yudi Ahmad Yudianto menyatakan DNA test sebagai deteksi resiko pada sebuah penyakit sehingga sangat penting bagi seluruh masyarakat.
Baca Juga: Gempa Cianjur, Kemenkes RI Dorong Percepatan Pembangunan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
"DNAtest.id adalah produk buatan dalam negeri untuk pemeriksaan genetik terlengkap yang ada di pasaran saat ini di Indonesia," ucapnya kepada wartawan.
Ia menyampaikan, DNATest.id memiliki 3 produk utama yaitu DNA Screening, DNA Bloodline dan DNA Private. DNA Screening adalah pemeriksaan DNA yang mampu dengan akurat memberikan informasi predesposisi genetik terdiri dari 35 panel jenis kanker, 13 panel hormon, lebih dari 180 penyakit dan juga kebutuhan nutrisi sebanyak 34 panel termasuk pemeriksaan kecendrungan terhadap COVID-19 beserta tingkat keparahan COVID-19 berdasarkan predesposisi genetiknya .
Menurut Putut Thahjo Widodo, untuk DNA Bloodline dan DNA Private adalah produk pemeriksaan DNA yang mengarah pada pengakuan akan paternitas dan garis keturunan.
“Yang membedakan antara DNA Screening dengan DNA Bloodline dan DNA Private adalah DNA Screening menggunakan DNA Coding sedangkan DNA Bloodline dan DNA Private menggunakan DNA Non Coding,”ujarnya.
Pada peluncuran produk DNAtest.id disertai juga dengan Talkshow dengan tema “Empowering your life with DNA test” yang dihadiri oleh kalangan mitra industri kesehatan seperti Murni Teguh Group, RS. Kramat Jati, RS. Dharmais, Mayapada Hospital, RS. UMM Malang, Puslabfor dan Laboratorium DNA Pusdokkes Polri, serta perwakilan Dirjen P2P Kementerian Kesehatan.
Turut serta dalam Talkshow tersebut para praktisi industri asuransi, industri teknologi dan mitra venture capital terkenal di Indonesia.
Artikel Terkait
Guru dan Tenaga Kependidikan di Lingkungan Kemenag Cianjur Ikuti Kegiatan Peningkatan Kompetensi
Kementerian PUPR Dukung Pembangunan Infrastruktur Olahraga
Polres Cianjur Ungkap Pelaku Kejahatan Curanmor
Dukungan untuk Puteri Indonesia Gorontalo 2023 Terus Bertambah
Ibu Iriana Joko Widodo Main Alat Tradisional Bersama Anak-Anak Bandar Lampung
Tawarkan Koalisi Rekonsiliasi, Anis Matta: Format Koalisi yang Dibicarakan Sekarang Memperdalam Pembelahan
KPU Cianjur Seleksi Calon Tenaga Pengamanan dan Sekretariat PPK pada Pemilu 2024
PN Jakpus Putuskan Pemilu 2024 Ditunda, Mahfud MD: Sensasi Berlebihan
Deddy Corbuzier Ajak Pemuda Gabung Komando Cadangan Negara
Bawaslu Cianjur Gelar Rapat Koordinasi Pengawasan dan Penyusunan Daftar Pemilih pada Pemilu 2024