"Jika memang PDIP yang menggerakkan mengapa isu itu yang dijadikan target? Bukankah kemarin-kemarin banyak yang bilang jika PDIP penghalang pengesahan RUU Perampasan Aset. Artinya sekarang kan yang menghambat bukan PDIP. Toh jika mayoritas koalisi merah putih di DPR sepakat mengesahkan, apa sulitnya?" Tanya Agung balik.
"Kita masih ingatlah bagaimana Prabowo dalam pidatonya mengatakan, "Kasihan anak istrinya (koruptor) jika dimiskinkan". Jadi sebetulnya mau dibawa kemana bangsa ini terkait penanganan korupsi? Prabowo kadang sok keras tapi kadang pula lembek, seperti dia bilang, "Asal dikembalikan (boleh dengan diam-diam) maka saya pertimbangkan bebas. Repot kan?"
Artikel Terkait
Wow... Skandal Asusila Diduga Libatkan Pegawai ASN Pemprov Sumbar Mendadak Viral di Medsos
OTT Rektor Unsoed dan Kotak Pandora Jalur Mandiri: Beranikah KPK Membongkar Kampus Lain?
Diduga Gegara 'Telolet', Rombongan Bus Pariwisata Anyer Alami Laka Beruntun di Tol Tangerang-Merak
Mutiara Pagi: Tak Membalas Kebencian (Bagian 2313)
Healing di Bulan Kemerdekaan Ala Warga Sambilawang
Mutiara Pagi: Buat Apa Menyimpan Benci (Bagian 2314)
Suntikan Modal Rp500 Miliar Holding BUMD Jabar Dipertanyakan
Bekali Siswa Manajemen Keuangan, MA PK Al Hikmah Gelar Edukasi Bersama OJK dan BEI Jabar
Mutiara Pagi: Kerasnya Ucapan (Bagian 2315)