Penulis Indonesia Leo Sianipar Bergabung dalam Buku Terbitan Al Jazeera Centre for Studies, Diluncurkan di Doha

photo author
Ridwan Mubarok, Journal Nusantara
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Foto : Perlawanan pejuang Palestina untuk mencapai kemerdekaan. Tabah luar biasa. Foto: Istimewa..
Foto : Perlawanan pejuang Palestina untuk mencapai kemerdekaan. Tabah luar biasa. Foto: Istimewa..

JournalNusantara.com/ Jakarta – Nama Indonesia kembali hadir dalam panggung publikasi akademik internasional. Penulis dan peneliti asal Indonesia, Leo Sianipar, tercatat sebagai salah satu penulis dalam buku berbahasa Arab berjudul Palestinian Resistance in the Context of Global Liberation Movements yang diterbitkan oleh Al Jazeera Centre for Studies, lembaga riset yang berbasis di Doha, Qatar.

Buku tersebut resmi diluncurkan pada 24 Mei 2026 dan diperkenalkan kepada publik dalam Doha International Book Fair, salah satu pameran buku terbesar di kawasan Timur Tengah. Peluncuran buku itu juga diumumkan melalui situs resmi Al Jazeera Centre for Studies sebagai bagian dari empat judul baru yang diterbitkan lembaga tersebut.

Dalam keterangan resminya, Al Jazeera Centre for Studies menyebut buku tersebut ditulis oleh para peneliti dari berbagai negara dan menawarkan kajian komparatif mengenai perjuangan Palestina dalam konteks gerakan-gerakan pembebasan dunia. Buku ini membahas struktur, strategi, hingga transformasi gerakan perlawanan Palestina dengan membandingkannya terhadap berbagai pengalaman perjuangan di Asia, Afrika, dan Amerika Latin.

Leo Sianipar menjadi satu-satunya penulis dari Indonesia yang berkontribusi dalam penerbitan buku tersebut. Ia menulis artikel ketujuh yang mengulas strategi perjuangan Vietnam melawan kolonialisme melalui konsep people's war (perang rakyat) dan menghubungkannya dengan perspektif gerakan pembebasan nasional dalam studi komparatif yang menjadi tema utama buku.

Baca Juga: Curhatan Penjual Telur Ayam saat Diajak Kerja Sama Dapur MBG, Ungkap Permintaan di Bawah Harga Pasar

Melalui akun Instagram pribadinya, @peterxleo, Leo mengungkapkan rasa syukur dan kehormatan atas keterlibatannya dalam proyek akademik internasional tersebut.

"It is an honor for me to participate in a new Arabic-language book entitled Palestinian Resistance in the Context of Global Liberation Movements. The Al Jazeera Centre for Studies in Doha has published this book..."

Dalam unggahan tersebut, Leo menjelaskan bahwa buku ini tidak hanya membahas dinamika perjuangan Palestina, tetapi juga menempatkannya dalam perspektif sejarah global dengan membandingkan berbagai model perjuangan pembebasan di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. Menurutnya, pendekatan tersebut memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai kolonialisme, perubahan geopolitik internasasional, serta dinamika legitimasi perjuangan di era modern.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mohammed Lhaj dan Fatima Alsmadi yang menjadi koordinator penyusunan buku tersebut bersama tim editor Al Jazeera Centre for Studies.

Baca Juga: Pengunjung Hotel Labuan Bajo Berlarian menuju Lobi saat Gempa, Sebut Air Laut Sempat Surut

Keterlibatan Leo Sianipar menjadi catatan penting bagi dunia akademik Indonesia. Pasalnya, publikasi yang diterbitkan Al Jazeera Centre for Studies selama ini dikenal melibatkan peneliti, akademisi, dan analis dari berbagai negara dalam membahas isu-isu strategis internasional.

Sebelum Leo berkontribusi dalam publikasi internasional tersebut, Leo juga telah menulis buku berjudul "R.M. Margono Djojohadikusumo: Peran dan Sumbangsihnya dalam Membangun Pilar Stabilitas Ekonomi Bangsa" yang diterbitkan oleh Penerbit Insan Madani. Buku tersebut dipresentasikan dalam seminar akademik di Bogor pada 15 Februari 2025, yang membahas kontribusi R.M. Margono Djojohadikusumo terhadap pembangunan fondasi ekonomi Indonesia.

Leo merupakan lulusan program Magister (S-2) dari salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Latar belakang akademiknya kemudian membawanya bergabung dalam kolaborasi penulisan buku internasional bersama para peneliti dari berbagai negara.

Keikutsertaan Leo Sianipar dalam publikasi yang diterbitkan Al Jazeera Centre for Studies dinilai menjadi salah satu bukti bahwa kontribusi akademisi Indonesia semakin mendapat ruang dalam percakapan ilmiah global. Kehadirannya tidak hanya membawa perspektif Indonesia ke forum internasional, tetapi juga memperlihatkan bahwa penulis Indonesia mampu berpartisipasi dalam kajian lintas negara mengenai sejarah, politik, dan gerakan pembebasan dunia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ridwan Mubarok

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X