Journalnusantara.com, Sleman - Muhammadiyah melalui program Mentari TB bekerja sama dengan Kemenkes dan USAID menggandeng lima ormas keagamaan lintas iman untuk mengeliminasi jumlah pengidap Tuberkulosis (TB).
Agenda bersama mengeliminasi beban jumlah TB di Indonesia ini dilakukan pada Rabu (5/6) dalam Peringatan Puncak Hari TB Sedunia yang diselenggarakan di Masjid Kh. Sudja RS PKU Muhammadiyah, Gamping, Sleman.
Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan bahwa ‘Aisyiyah telah menjalankan eliminasi TBC selama lebih dari satu dekade.
Hal ini menurutnya merupakan wujud komitmen Muhammadiyah dalam menyelesaikan persoalan bangsa, termasuk juga di bidang pendidikan, sosial, dan bidang-bidang lainnya.
"Program-program yang dijalankan oleh Muhammadiyah memiliki keberlanjutan yang berhasil," tuturnya.
Bahkan ujarnya dalam bidang kesehatan, Muhammadiyah telah bergerak sejak tahun 1923 ketika mendirikan PKU, kenyataan tersebut sebagai akar sejarah Muhammadiyah melayani kesehatan bangsa.
Artikel Terkait
Dari Alamat Palsu hingga Habib Palsu
Kunci Pahala Berlimpah: Memaksimalkan Amalan Terbaik di Sepuluh Hari Bulan Dzulhijjah
Fadilah Puasa 1-9 Bulan Dzulhijjah
'Rush Money' ala Muhammadiyah
Yuk Ikutan Festival Imigrasi 2024, Ini Syaratnya!
Super...Deden Nasihin Raih Doktor FISIP UNPAD, Kang Ace : Kader Golkar Selain Politisi Juga Teknokrat
Angkat Disertasi Kasus Kawin Kontrak di Cianjur, Deden Nasihin Raih Gelar Doktor FISIP UNPAD
Deden Nasihin Politisi yang Akademisi, Moncer di Karier Politik Jawa Barat dan Sukses Raih Doktor FISIP UNPAD
Doktor Deden Nasihin, Sosok Muda Cemerlang sebagai Politisi Golkar dan Sukses menjadi Akademisi FISIP UNPAD
PT LIB Gelar Pertemuan dengan Pemilik Klub Liga 1, Bahas Kompetisi 2024/2025