Tari Pendet Sambut Delegasi World Water Forum ke-10 Journalnusantara

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Senin, 20 Mei 2024 | 05:39 WIB
Tari tradisional Bali, Tari Pendet  (Foto/Twitter/@ZengJinger)
Tari tradisional Bali, Tari Pendet (Foto/Twitter/@ZengJinger)

Journalnusantara.com, Denpasar - Dalam rangka menyambut kedatangan para delegasi dan tamu dari seluruh penjuru dunia untuk acara World Water Forum ke-10 di Bali, Indonesia mempersiapkan sebuah penyambutan yang kaya akan keindahan budaya lokal.

Salah satu elemen yang tak terpisahkan dari penyambutan ini adalah tarian tradisional Bali yang terkenal, yaitu tari Pendet

Apa Itu Tari Pendet?
Tari Pendet adalah sebuah tari khas Bali. Tarian ini biasanya dipentaskan sebagai ungkapan rasa syukur dan doa kepada para dewa atas keberkahan alam, termasuk air sebagai sumber kehidupan.

Tari Pendet adalah sebuah tari khas Bali sebagai persembahan untuk para leluhur yang mulai diperkenalkan tahun 1950 dan menjadi tarian paling tua di antara tari-tarian sejenis di Pulau Dewata.

Tari Pendet dibawakan penari wanita berpakaian adat. Masing-masing membawa sebuah bokor atau canang sari yang berisi bunga, kewangen. Sebagian lain membawa alat-alat upacara seperti sangku, mangkok perak, kendi, dan lain-lain.

Tari Pendet banyak menunjukkan gerak-gerik mata yang disebut seledet dan diiringi dengan seperangkat alat musik tradisional Bali yang disebut gamelan.

Di akhir tarian, para penari meletakkan semua barang bawaan ini di pelinggih (tempat persembahan). Bunga-bunga ditaburkan sebagai simbol penghormatan.

Ingin tahu lebih banyak mengenai penyelenggaraan World Water Forum ke-10? Yuk baca Worldwaterforumpedia yang dapat diakses melalui s.id/worldwaterforumpedia.

Artikel Selanjutnya

Selamat Menunaikan Haji

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X