Viral...!!! Diduga Pelanggaran HAM, Perseteruan BEM UI dan Anggota TNI di Papua Bikin Tegang

photo author
Deni Wijaya, Journal Nusantara
- Senin, 8 April 2024 | 15:23 WIB
Viral narasi TNI Papua tantang BEM UI untuk KKN di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintan (Tiktok.com/aoreoo_007)
Viral narasi TNI Papua tantang BEM UI untuk KKN di Distrik Okbab, Kabupaten Pegunungan Bintan (Tiktok.com/aoreoo_007)

JournalNusantara.com - Perseteruan BEM Universitas Indonesia (BEM UI) dengan anggota TNI di Papua semakin menegangkan, hingga viral di media sosial.

dilansir Lombok Insider.com. Konflik ini bermula ketika BEM UI mengecam keras anggota TNI di Papua yang di anggap itu merupakan pelanggaran HAM.

Kecaman tersebut diungkapkan BEM UI kepada para anggota TNI di Papua melalui unggahan di akun Instagram @bemui_official.

Baca Juga: BAZNAS Tolak Bantuan dari McDonald's, Kaki Tangan Israel !

Dalam unggahannya, BEM UI mengecam keras TNI agar segera menghentikan pelanggaran HAM seperti yang terjadi di Papua. Sebagai bentuk respons atas beredarnya video yang memperlihatkan tindakan penganiayaan warga di Papua oleh oknum TNI.

"Kondisi ini jelas-jelas telah melanggar kewajiban negara dalam menegakkan HAM yang termaktub dalam konstitusi dan undang-undang," tulis @bemui_official.

Baca Juga: Polresta Bandung Amankan Pria Penganiaya Anak di Bawah Umur

Namun, bukannya mendapat dukungan, BEM UI kini justru mendapat serangan dan kritikan pedas dari prajurit TNI, termasuk Babinsa dan pasukan khusus seperti satuan Gultor, Denjaka, Kopaska, dan Marinir.

Bahkan, tak sedikit akun yang memperlihatkan kekecewaan publik terhadap pernyataan BEM UI. Salah satunya seperti yang terlihat dalam unggahan di akun Instagram @feedaktive.
Dalam unggahan tersebut, disertakan pula foto-foto serta video dari prajurit TNI yang tengah bertugas di Papua.

Baca Juga: Beni Irawan : APDESI Tingkatkan Peran Desa Dalam Pembangunan Daerah

Terlihat beberapa dari anggota TNI yang merespon seruan BEM UI tersebut justru memberikan tantangan.

“Halo dek yang terpelajar dan berpendidikan sudah lihat beritanya belum tentang yang ditangkap pihak itu siapa.

Jangan mengatasnamakan masyarakat sipil atau orang Papua karena tidak semua orang Papua ada separatis, kami tahu siapa yang harus diamankan dan siapa yang harus dijaga gini aja kalau KKN cobalah ke desa-desa terpencil di sana biar tahu gimana kehidupan di sana jangan menyuarakan dari tempat enak” kata salah seorang prajurit.

Salah seorang prajurit lain juga menilai BEM UI seolah-olah merasa paling nasionalis dengan menuduh TNI melakukan pelanggaran HAM.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Deni Wijaya

Sumber: Lombok Insider

Tags

Rekomendasi

Terkini

X