BANDUNG, journalnusantara.com - Majlis Ta’lim Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menggelar pengajian rutin pada Sabtu, (11/11) pukul 08.00 s.d 10.00 WIB. Acara ini diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Ketua Tim Penasehat Majlis Ta’lim Ikomah UIN SGD Bandung, Hj. Enung Supartini Rosihon, S.S.
Acara dihadiri oleh Ketua DKM Masjid Iqomah, Drs. Zaenal Muttaqin, M.Ag, Ketua Majlis Ta’lim UIN SGD Bandung, Dr. Enok Risyadah, M.Ag, civitas akademika dan masyarakat sekitar kampus UIN SGD Bandung, seperti Cipadung, Cibiru, Permata Biru, Cileunyi, Ujung Berung, bahkan dari Kabupaten Sumedang dan tempat lainnya.
Dengan mengusung tema “Fikih Wanita Kontemporer”, acara ini secara langsung disampaikan oleh Rektor UIN SGD Bandung, Prof.Dr.K.H. Rosihon Anwar, M.Ag. Dalam materinya, Prof.Dr.K.H. Rosihon Anwar, M.Ag mengatakan fikih wanita kontemporer memiliki prinsip islami.
“Prinsip dalam fikih wanita kontemporer yang pertama itu, tidak boleh melanggar kewajiban tetap. Seperti sholat lima waktu, karena itu hukumnya wajib,” ungkapnya, Sabtu (11/11/2023).
“Dalam keadaan terpaksa yang haram pun boleh dilaksanakan, contohnya dalam keadaan darurat seseorang boleh mencuri makanan untuk mencegah bahaya kematian. Dan yang paling penting tidak boleh memperlihatkan aurat saat berpenampilan, ataupun memakai perhiasan dengan tujuan pamer. Namun, selagi batas wajar itu diperbolehkan,” lanjutnya.
Selanjutnya acara ini juga terdapat penyerahan cindera mata, oleh Ketua Majlis Ta’lim UIN SGD Bandung yang diberikan secara langsung untuk Rektor UIN SDG Bandung. Diakhiri dengan pembagian doorprize dan do’a, pengajian rutin ini mengabadikan acara dengan sesi foto bersama oleh jajaran pengurus Majlis Ta’lim serta hadirin. ***
Artikel Terkait
Pengkhianatan Diantara Birahi Kekuasaan Hingga Kegandrungan Membangun Dinasty Politik di Indonesia
5 Cara Jitu Merawat Mesin Mobil Kesayangan, Cek Disini
9 Cara Jitu Rawat Mesin Kendaraan
Wakil Ketua DPRD Cianjur Rustam Efendi Berharap Hari Pahlawan Menjadi Momentum Kebangkitan Cianjur
Hadi Sutrisno Berharap Hari Pahlawan Perkuat Kebersamaan Pemerintah dan Masyarakat
Membiarkan Mantan Maling dan Rampok Jadi Penjaga di Komplek Rumah Kita
Geliat Solo yang Luar Biasa di Tangan Gibran Si Walikota Karbitan
Aa Endot Berharap Hari Pahlawan Tingkatkan Patriotisme, Kebersamaan dan Persatuan
Evie Damayanti, Belajar dari Pahlawan, Wanita Cianjur Harus Hebat,Kuat dan Mandiri
Endang Sutisna Tekankan Pentingnya Menghargai Jasa Pahlawan Bangsa