Journalnusantara.com, Jakarta - Anies Baswedan memberi tanggapan tentang hasil survei yang selalu menempatkan elektabilitasnya berada di urutan terbawah.
Pasalnya, nama Anies Baswedan selalu berada di posisi survei elektabilitas terbawah dibanding kedua calon presiden yang lainnya. Melalui akun media sosial Instagramnya, Anies Baswedan memberi tanggapan, bahwa pemilu tidak berdasarkan survei.
Melansir dari berbagai sumber, mulanya, Anies Baswedan mempertanyakan kredibilitas peneliti-peneliti yang menempatkan elektabilitasnya di posisi terbawah.
“Saya mengkhawatirkan masa depan dari peneliti-peneliti ini sebetulnya, tapi nggak apa-apa,” tutur Capres dari Koalisi Perubahan itu.
Anies mengerti, bahwa para peneliti-peneliti itu melakukan survei dengan metode-metode yang berbeda, tetapi harus bisa dipertanggung jawabkan.
“Sayangnya, pemilu tidak berdasarkan survei. Pemilu itu nanti sensus pada saat 14 Februari 2024,” lanjutnya.
Menurutnya, suara masyarakat yang sesungguhnya tidak tentu tercermin dari hasil survei, dan sensus adalah gambaran suara masyarakat yang sesungguhnya.
Hal itu Anies sampaikan lantaran ia mempunyai pengalaman yang serupa, ketika elektabilitasnya berada di urutan terbawah pada saat mencalonkan diri sebagai Gubernur di Jakarta.
“Kami di Jakarta itu, belum pernah ada survei yang menempatkan kami nomor dua, apalagi nomor satu, bahkan seminggu sebelum pilkada Jakarta kami ini tetap masih nomor tiga,” kata Anies.
Ketika hari pilkada itu tiba, Anies menemukan susana yang jauh berbeda dan angkanya juga jauh berbeda.
“Jadi yang ingin saya sampaikan kepada semua, angka yang muncul di survei ini jadikan sebagai pemicu bagi kita untuk kerja lebih keras, untuk menjangkau lebih banyak,” pungkas mantan Gubernur Jakarta itu.
Ia malah merasa berterima kasih kepada orang-orang yang melakukan survei untuknya, karena ia bisa memperoleh informasi itu dengan gratis, tanpa berbayar.
Artikel Terkait
Karena Kita Adalah Musafir
Drama Kolosal Three Musketeers Jokowi, Prabowo, Megawati “Membajak Trias Politika”
Kritik Ahok Yang Bijak Terhadap Hasrat Gibran Ingin Menjadi Calon Wakil Presiden
Akibat Lama Duduk dan Males Gerak
Kenapa Harus Peduli Palestina
Shilaturahmi Ustadz Ciharashas (SUCI) Gelar Peringatan Hari Santri Nasional
Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Perusahaan Pembiayaan (Leasing) Dalam Melakukan Penagihan dan Penarikan
Kanker Usus: Bahaya yang Harus Diwaspadai
Keuntungan Usaha (Margin) Dari Langit
PB IDI Mengingatkan Proses Pemeriksaan Kesehatan Capres Cawapres harus Independen dan Imparsial