(Belajar dari Imam al-Ghazali)
“Lisan adalah juru bicara hati;
siapa yang menjaga lisannya,
berarti menjaga kehormatannya,
ia menjaga kehormatan diri”
Petuah ini mengajarkan,
bahasa adalah cermin batin
Bila memantulkan kejernihan,
penghormatan datang dari orang lain
Bila hati bersih,
tak ada waktu berselisih
Bila hati keruh,
semua seperti musuh
Lisan adalah medium
Penghubung hati dengan dunia
Dapat membuat orang tersenyum
Atau bisa terluka karenanya
Menjaga lisan kita
Sejatinya menjaga kejernihan batin
Demi menjaga kemuliaan dirinya
Dengan cara menghormati orang lain
Lisan memiliki kekuatan
Yang mampu menggerakkan hati
Mengubah pikiran, dan menuntun peradaban
dengan getaran yang ada di dalam hati
Malang, 12 Oktober 2025
Salam sehat,
M. Sinal