Kebaikan adalah cahaya,
menyelinap lembut tanpa suara
Tidak menuntut balasan,
cukup senyum yang jadi pengakuan
Kebaikan adalah air,
menyejukkan hati yang getir
Mengalir tanpa pamrih,
menyentuh jiwa, menumbuhkan kasih
Kebaikan adalah benih,
dapat tumbuh menjadi pohon teduh
Bila ditanam di hati yang bersih.
menaungi siapa pun tanpa keluh
Kebaikan adalah doa,
sampai kepada yang Esa
Menyambung kasih antar sesama,
ketika di dunia dan setelahnya
Kebaikan adalah jejak,
tak lekang meski waktu beranjak
Selalu hidup dalam kenangan,
dengan cinta dan kasih sayang Tuhan
Malang, 17 September 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Politik Autentik
Memutus Mata Rantai Kemiskinan dengan Program Indonesia Pintar
Mutiara Pagi: Bahasa yang Amanah (Bagian 1964)
Program Indonesia Pintar
Mutiara Pagi: Bahasa yang Benar (Bagian 1965)
Cinta vs Nafsu: Dua Jalan Hidup yang Berbeda
Menguak Rahasia Kekayaan Batin dalam Tasawuf: Bedah Kitab Tashawuf lil Hayat
Pernyataan Bersama Menteri Luar Negeri Mengenai Keselamatan Global Sumud Flotilla
Kabar Gembira: Inovasi Terbaru untuk Kehidupan yang Lebih Baik
Hati yang Tertawan Dunia, Jiwa yang Kehilangan Bekal Akhirat