Mutiara Pagi: Di Tengah Bara Ketidakadilan (Bagian 1944)

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 06:17 WIB
Ilustrasi Putus Asa (Via pixabay by Stocksnap)
Ilustrasi Putus Asa (Via pixabay by Stocksnap)

Rasa putus asa itu wajar
Bahkan geram pun manusiawi
Dari titik itulah kita bisa belajar
Bagaimana cara memperbaiki diri

Melihat kenyataan hukum
Mungkin kita hanya bisa tersenyum
Teori yang ada begitu indah
Dalam realita begitu mudah berubah

Bahkan sumpah jabatan
Yang diucapkan di hadapan Tuhan
Seolah-olah dianggap hanya mainan
Padahal melanggar sumpah
Tak ubahnya menanam benih masalah

Keadilan seperti barang dagangan
Kepastian semakin terabaikan
Sehingga tak ada kemanfaatan
Yang dapat kita banggakan

Apabila terus dibiarkan
Akan menjadi bara kekecewaan
Dapat menyala menjadi api kebencian
Yang dapat merusak indahnya persatuan

Tanpa perlu pidato panjang
Nyalakan api kecil integritas mulai sekarang
Agar bara ketidakadilan,
yang bisa menghanguskan negeri ini
Berhadapan dengan cahaya kejujuran,
yang tumbuh dari dalam hati

Apalah gunanya kita berdebat
Apalah untungnya kita melaknat
Karena tak pernah ada persoalan
Yang bisa diselesaikan dengan kebencian

Kita bukan penguasa, hanya rakyat biasa
Bukan penegak hukum, hanya penyemai kata
Namun setiap kalimat yang lahir dari ketulusan
Adalah benih yang dapat menumbuhkan kebaikan

Malang, 26 Agustus 2025
Salam sehat,

M. Sinal

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mutiara Pagi: Kembali pada Diri (Bagian 2274)

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:20 WIB

Mutiara Pagi: Sembunyikan (Bagian 2273)

Jumat, 17 Juli 2026 | 05:47 WIB

Mutiara Pagi: Ketenangan Batin (Bagian 2272)

Kamis, 16 Juli 2026 | 06:03 WIB

Mutiara Pagi: Berikan Sebagian (Bagian 2270)

Selasa, 14 Juli 2026 | 06:32 WIB

Mutiara Pagi: Simpan Sebagian (Bagian 2269)

Senin, 13 Juli 2026 | 11:27 WIB

Mutiara Pagi: Perbedaan (Bagian 2268)

Minggu, 12 Juli 2026 | 06:58 WIB

Mutiara Pagi: Doa Saudara (Bagian 2266)

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:37 WIB

Mutiara Pagi: Teruslah Belajar (Bagian 2263)

Selasa, 7 Juli 2026 | 07:44 WIB

Mutiara Pagi: Cahaya Ilmu (Bagian 2261)

Minggu, 5 Juli 2026 | 09:18 WIB

Mutiara Pagi: Hidup adalah Puisi (Bagian 2260)

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:19 WIB

Mutiara Pagi: Kedamaian (Bagian 2259)

Jumat, 3 Juli 2026 | 07:13 WIB

Mutiara Pagi: Kebaikan (Bagian 2258)

Kamis, 2 Juli 2026 | 07:35 WIB

Mutiara Pagi: Prasangka (Bagian 2256)

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:37 WIB
X