Penegakan hukum
Palu sidang yang berdentum
Jangan berhenti, di pintu yang dijaga
Oleh senyum tipis para penguasa
Harus tetap bergigi
di lorong-lorong birokrasi
Gema suaranya harus tetap dahsyat
Bila disentuh tangan rakyat
Jangan sampai menjadi mantra
yang hanya bisa direkayasa
Oleh tangan-tangan kekuasaan
Yang menenggelamkan perahu keadilan
Selalu mengingat sumpah
yang diucapkan para pendiri bangsa:
“Hukum adalah panglima”
Pelita bagi bangsa dan negara
Bukan obor yang hanya dinyalakan
Demi perintah dan kepentingan
Oleh mereka yang pandai menawar pasal
yang dapat meracuni akal dan mental
Di antara tanya dalam kalbu,
kita masih menunggu:
adakah hari, hukum benar-benar berdiri,
di setiap perkara yang datang silih berganti
Malang, 25 Agustus 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Karang Taruna Cigalumpit Sukses Gelar Gebyar Kemerdekaan, Warga Antusias Meriahkan HUT RI ke-80
Bagaimana Jika Orang Bodoh Diberi Kuasa Mengelola Negara?
Wakil Bupati Lombok Tengah Apresiasi PC Development atas Program Pemberdayaan Berkelanjutan di Desa Sukarara
Mahasiswa KKN Hidupkan Semangat Literasi, Sukajadi Resmi Miliki Duta Literasi
Filosofi Cinta Menurut Pandangan Sufi, Menyibak Tirai Ketuhanan di Era Kekosongan Makna
Kesalehan yang Terlupakan di Tengah Modernitas
Kehidupan Makin Timpang, NU Penyeimbang?
Kisah Ibnu Harjo, Sang Ulama Tersembunyi
Mutiara Pagi: Kembali ke Nol (Bagian 1942)
HUT RI ke-80, Jalan Santai dan Karnaval Bumi Marhamah Cianjur Disambut Meriah Warga