“Apakah arti kembali ke nol?”
Jawabnya ada di dalam hati
tak ada harta yang abadi
tak ada kuasa yang kekal berdiri
Yang tersisa hanyalah menyadari
bahwa hidup harus dimulai lagi
dari setitik niat yang teramat suci
ketika semua runtuh satu per satu
yang ada hanya senyum ibu
serta napas panjang seorang ayah
bahwa kita perlu belajar tabah
Kita pernah menumpuk mimpi
hingga lupa, bahwa kaki masih di bumi
Pernah berlari mengejar cahaya
hingga lupa, siapa kita yang sebenarnya
Kemudian terdengar bisik
Seakan alam berpesan
Selama berusaha menjadi baik
Bisa kembali membangun harapan
Mentari bersinar lembut
menyapa ladang yang terbuka:
“Di manakah kekuatan manusia?”
apakah pada harta?
apakah jabatan atau nama?
Angin pun datang membalas
pada hati yang berani ikhlas
Maka, kembalil ke nol
langkah awal yang lebih murni
karena pada titik nol
kita bisa menemukan diri
bahwa Tuhan selalu memberikan
benih harapan untuk masa depan
Malang, 24 Agustus 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Suara Hati Rakyat (Bagian 1941)
Perang Akal dan Harta: Mengupas Trik Koruptor ala Film 'Raid'
Edukasi Penanaman Sejak Dini: KKN Kelompok 1 STAI Al-Azhary Tanamkan Nilai Cinta Lingkungan pada Anak Usia Dini
KKN STAI Al-Azhary Perkenalkan Lagam Mahalul Qiyam Al-Barzanji di Desa Campaka
Tingkatkan Kualitas Air Kolam, Tim PkM UP45 Serahkan Alat Filtrasi Kepada Pemdes Danguran Klaten
Karang Taruna Cigalumpit Sukses Gelar Gebyar Kemerdekaan, Warga Antusias Meriahkan HUT RI ke-80
Bagaimana Jika Orang Bodoh Diberi Kuasa Mengelola Negara?
Wakil Bupati Lombok Tengah Apresiasi PC Development atas Program Pemberdayaan Berkelanjutan di Desa Sukarara
Mahasiswa KKN Hidupkan Semangat Literasi, Sukajadi Resmi Miliki Duta Literasi
Filosofi Cinta Menurut Pandangan Sufi, Menyibak Tirai Ketuhanan di Era Kekosongan Makna