Terjadi Baku Tembak Tentara Somalia dengan Kelompok Radikal Al Shabab, Akibatnya 20 Orang Tewas

photo author
Deni Wijaya, Journal Nusantara
- Kamis, 10 November 2022 | 21:50 WIB
Ilustrasi tentara Al Shabaab. (REUTERS/Feisal Omar)
Ilustrasi tentara Al Shabaab. (REUTERS/Feisal Omar)

JournalNusantara.com - Sejumlah Tentara Somalia yang dibantu oleh kelompok bersenjata pro-pemerintah terlibat baku tembak dengan kelompok radikal Al Shabab di Somalia pada Rabu, (09/11/2022).

Berdasarakan informasi dari Otoritas setempat dan Kementerian Informasi Somalia menyatakan dalam baku tembak tersebut sedikitnya menewaskan 20 orang militan Al Shabaab dan enam tentara Somali yang mengalami luka-luka.

Menurut, Menteri Informasi untuk negara bagian Galmudug, Ahmed Shire Falagle mengatakan pemicu terjadinya baku tembak antara tentara Somalia dan militan Al Shabaab dikarenakan memperebutkan El Gorof dan Wabho.

Baca Juga: Terjadi Baku Tembak Tentara Somalia dengan Kelompok Radikal Al Shabab, Akibatnya 20 Orang Tewas

Dimana kedua tempat tersebut adalah kota-kota yang telah dikuasai al Shabaab selama hampir 10 tahun.

"Pertempuran sengit. Al Shabaab dikejar dan dikejar hingga mereka melarikan diri, meninggalkan senjata dan sedikitnya 20 militan tewas. Kami bertekad untuk membebaskan semua kota yang dikendalikan oleh al Shabaab," kata Falagle seperti dikutip dari Reuters.

Sambungnya, Kementerian Informasi Somalia mengatakan jumlah militan Al Shabaab yang tewas mencapai sekitar 50 orang.

Hingga sampai saat ini kelompok radikal itu belum mau berkomentar perihal ini terjadinya baku tembak tersebut.

Baca Juga: Viral Video Pemukulan Terhadap Mahasiswa oleh Pria Berkemeja Kuning Gunakan Tongkat Baseball

Menurut keterangan, Al Shabaab adalah kelompok yang terkait dengan Al Qaeda.

Kelompok garis keras itu berada di bawah tekanan sejak Agustus 2022 atau ketika Presiden Somalia Hassan Sheikh Mohamud memulai serangan terhadap mereka, didukung oleh Amerika Serikat dan kelompok bersenjata pro-pemerintah.

Kelompok Al Shabaab telah membunuh puluhan ribu orang sejak 2006 dalam upayanya menggulingkan Pemerintah Somalia. Al Shabaab ingin menerapkan hukum Islam berdasarkan interpretasi kelompok garis keras itu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Deni Wijaya

Sumber: Tempo.co

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Jalan Maju Chile

Rabu, 8 Juli 2026 | 06:44 WIB

Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:19 WIB

Langkah Spiritual dan Fisik Menuju Baitullah

Kamis, 9 April 2026 | 16:31 WIB

Misi Penjaga Perdamaian Dunia Kontingen Garuda

Minggu, 5 April 2026 | 20:47 WIB

Tetap Jaga Jarak

Jumat, 6 Maret 2026 | 14:57 WIB

Variasi Durasi Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 | 04:46 WIB

Setiap Serangan Israel ke Iran, Selalu Dibayar Lunas

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:22 WIB

AS Tangkap Presiden Venezuela Maduro, Besok Siapa?

Senin, 5 Januari 2026 | 05:59 WIB

Indonesia Jd Pemimpin IG Terbesar di ASEAN

Senin, 8 Desember 2025 | 21:33 WIB

Zohran Mamdani, Syiahkah?

Minggu, 9 November 2025 | 19:59 WIB
X