In Memoriam Nelson Mandela
Maka tibalah hari itu, 11 Februari 1990
Dunia menyaksikan, terbitnya fajar baru
Namun tidak menyinari jalan amarah
Pada negeri yang lama terpecah
Bagai sebuah cahaya
Yang menerangi seantero Afrika
Ketika seorang Nelson Mandela
Keluar dari pintu penjara
Wajahnya penuh senyuman
Bukan untuk merayakan kemenangan
Baginya hidup adalah harmoni
Merenungi segala yang telah terjadi
Setelah tahta di tangan
Dijadikan obat penyembuhan
Bukan alat untuk mebalas
Tetapi menyembuhkan luka yang membekas
Mandela adalah cermin kehidupan
Yang tidak akan pernah padam
Tentang cara membalas kebencian
Dengan cara tidak membalas dendam
Kursi kekuasaan
Tak mengubah isi hatinya
Tapi sarana untuk memaafkan
Bagi siapa saja yang telah menyakitinya
Malang, 11 Februari 2025
Saalam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
9 Tahun Odesa Indonesia
Wujudkan Organisasi Inklusif, PMII STAI Al-Azhary Bahas Study Gender dalam Follow Up Mapaba
Mutiara Pagi: Mereka Lupa (Bagian 1767)
Jalan Pasti Menuju Puncak Kesuksesan yang Spektakuler
Keleketek
Gelar Konferancab, Dede Abdul Rahman Pimpin GP Ansor Cikalongkulon Cianjur Masa Khidmat 2025-2028
GP Ansor Cikalongkulon Serahkan Izin Operasional Pondok Pesantren dan Sertifikat Halal
Dugaan Kekerasan dan Asusila Anggota Dewan Dilaporkan ke BK DPRD Cianjur
Efisiensi Anggaran Dilakukan Tapi Porsi Makannya Istana Paling Boros
Memaksa Bulog Dipegang TNI Aktif, Ada Udang di Balik Bakwan