Jadilah Terusan Panama
Yang membelah satu daratan
Namun penghubung dua samudera
Mendatangkan sejumlah kemanfaatan
Bukan menjadi arus
Dari satu tepian ke tepian
Yang tidak pernah putus
Menghambat kapal menuju pelabuhan
Jadilah Terusan Panama
Di setiap benua yang ada
Meski daratan tebal terpisah
Pembuka jalan, penghubung arah
Bukan batu karang
Yang menjadi penghalang
Keras, kaku, dan beku
Tak lentur oleh arus waktu
Ingatlah hidup tidak sendiri
Ada bayang-bayang yang tak pernah pergi
Di ujung senyum atau tetesan air mata
Membutuhkan orang lain untuk bercerita
Jangan pernah berkata
Tidak memerlukan siapa-siapa
Dalam kelembutan dan ketulusan hati
Belajarlah tentang arti saling berbagi
Malang, 3 November 2024
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Relawan Dulur Edun Siap Menangkan Pilkada Bandung Barat
Kajian Perdana Ranting GP Ansor Desa Langensari, Kader Diminta Aktif dan Kreatif
Selamat Bekerja Jenderal Prabowo dan Tim
Mutiara Pagi: Dengan Kata (Bagian 1658)
Ikhtiar Memperkuat MWCNU Campakamulya Cianjur Melalui Gelaran Lailatul Ijtima
Perempuan Cianjur Bersuara Sampaikan Tujuh Tuntutan Terhadap Tiga Kandidat Calon Bupati
Mutiara Pagi: Deklarasi Balfour (Bagian 1659)
GAHMI Pertanyakan Netralitas ASN: Jangan Jadi Dalang Kekisruhan dan Merusak Citra Demokrasi
Tingkatkan IPM, BEM STAI Al-Azhary Cianjur Gelar Seminar Tridharma Perguruan Tinggi
Hikmah di Balik Pengakuan dan Taubat