Journalnusantara.com, Cianjur - Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Langensari menggelar kajian perdana di Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Kamis (31/10/2024).
Diketahui kajian dihadiri oleh pengurus PAC GP Ansor Karangtengah, PR GP Ansor Desa Maleber, PR GP Ansor Desa Sabandar dan PR GP Ansor Desa Langensasi sebagai tuan rumah.
Dalam sambutannya, Ketua PR GP Ansor Desa Langensari, Yusuf Maulana yang melontarkan kegelisahan terkait potensi kader terkhusus di ruang lingkup Desa Langensari dan umumnya di tiap ranting se-Kecamatan Kerangtengah.
"Penting sekali untuk mengarahkan kader sesuai dengan potensinya masing-masing," kata Yusuf sapaan akrabnya kepada media online nasional Journalnusantara jaringan Promediateknologi.com melalui keterangan tertulis.
Dalam sambutan ke dua sekaligus memberikan arahan, Ketua PAC GP Ansor Karangtengah Khatibul Umam menyampaikan terkait pengembangan potensi kader di akar rumput, atau tingkatan desa.
Ia memaparkan point-point penting dalam menciptakan atau mengembangkan potensi kader, di antaranya adalah kapasitas dan ke-kreatifan kader.
"Saya sampaikan juga dengan memberikan celah motovasi untuk terus bergerak di organisasi dan menggeluti potensi, karena di organisasi adalah wadah yang tepat," ujarnya.
Dilanjut dengan pengesahan terkait diskusi tersebut tentang perkembangan potensi kader, yaitu Sekretaris PAC GP Ansor Karangtengah, Ridwansah juga memberikan arahan ke setiap kader, di antaranya adalah terus menggeluti potensi di dalam organisasi untuk meningkatkan potensi, keilmuan, keimanan serta harapan.
"Ini semua demi mencapai tingkatan keinginan organisasi dan individu. Oleh karena itu dengan menggeluti point tersebut seluruh kader di tingkatan ranting akan terlihat potensinya masing-masing," tuturnya.
Dirinya menambahkan bahwa semua pengurus pasti mempunyai kuasa di dalam dirinya, sekecil apapun itu. Dengan khidmat di Gerakan Pemuda Ansor kuasa tersebut pasti akan terasah dan terbentuk seiring perjalanan roda organisasi dan berjalannya waktu.
"Meningkatkan suatu potensi kader adalah harus dengan aktif dan kreatif dalam memanfaatkan segala kemampuan yang ada," tandasnya.
Artikel Terkait
Pilkada: Pusaran Gaya Politik Kontroversial Versus Gaya Politisasi Agama
Australia Tidak Berani Menyerang Atau Indonesia yang Tidak Mau Merebut Bola?
Militeristik, Soal Pendekatan Atau Memang Menjadi Karakter?
Mutiara Pagi: Jangan Asal Bicara (Bagian 1656)
Pengamat: Semoga Budiman dan Ara Bisa Bekerja Tidak di Bawah Tekanan
Mutiara Pagi: Kasih yang Tak Lunak (Bagian 1657)
Perkuat Amaliyah, DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional 2024
Usung Program One Village One Industri, Pengurus APDA Jabar Siap Menangkan Asih di Pilgub Jabar
Mengambil Pelajaran dari Musibah
Relawan Dulur Edun Siap Menangkan Pilkada Bandung Barat