Journalnusantara.com - Indonesia kembali menorehkan prestasinya di level internasional. Tahun 2023 industri pariwisata kembali bangkit dan kemudian membuat perkembangan yang signifikan selama setahun terakhir.
Dilansir dari media indonesiabaik, Mastercard dan CrescentRating kembali merilis laporan terbaru Global Muslim Travel Index (GMTI) tahun 2023 pada Mei kemarin.
Indonesia menduduki peringkat teratas destinasi ramah muslim di dunia. Tetapi, tidak hanya Indonesia, Malaysia juga menempati peringkat yang sama dengan raihan skor indeks masing-masing 73 poin.
Selanjutnya terdapat Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Turki yang masing-masing memiliki poin 72, 71 dan 70. Negara-negara tersebut menawarkan pengalaman berwisata yang menarik.
Kemudian, disusul dengan negara yang dikenal karena warisan budaya dan Islamnya yang kaya yaitu Qatar dengan 69 poin.
Lanjutnya, terdapat beberapa negara dengan poin kembar yaitu Iran dan Yordania dengan 66 poin serta Bahrain dan Mesir dengan 1 poin dibawahnya yaitu 65 poin.
Upaya Indonesia untuk mencapai posisi terbaik dilakukan secara serius di antaranya dengan membuat Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) yang mengacu pada standar GMTI.
Laporan GMTI menganalisis berdasarkan 4 kriteria penilaian strategis, yaitu Akses, Komunikasi, Lingkungan, dan Layanan. Adapun GMTI mengukur indeks terhadap 138 negara tujuan wisata ramah muslim.
Baca Juga: Keajaiban Alquran dari Segi Ilmu Matematik
Artikel Terkait
Polres Karawang Ringkus Komplotan Pencuri Kabel dan Baut Kereta Cepat Jakarta Bandung
Menunggu Sikap Politik PBNU Jelang Pilpres 2024
Gelar Pelatihan Usaha, Ikhtiar NU Peduli Kemanusiaan Cianjur bagi Penyintas Gempa
Keajaiban Alquran dari Segi Ilmu Matematik
Bagaimana Menciptakan Peluang Usaha di Era Digital
Berpotensi Rugikan Negara Milyaran, Gema Peta Himbau Jangan Berani Potong Bantuan Dana Gempa Cianjur
Pemerintah Cianjur Bertanggungjawab Pemulihan Psikologis Korban Gempa
Manchester City Akhirnya Menjuarai Liga Champions 2002/2003 Setelah Tekuk Inter Milan 1-0
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Jadi Saksi Kelahiran Sang Burung Garuda
Demi Keamanan, Polda Jabar Himbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Sekitar Jalur Kereta Cepat Jakarta Bandung