Sering menggema terdengar nyaring
Padahal rasa ketakutan
Di balik sejumlah keangkuhan.
Dalam lagu politik
Menjadi strategi dan taktik
Padahal cara yang sangat licik
Agar tampak terlihat baik
Seolah-olah tidak merasa
Telah membuat rakyat sengsara
Dalam kidung sosial
Rajin ibadah dan beramal
Tapi selalu mencari kambing hitam
Mulai pagi hingga larut malam
Orang lain dijadikan sasaran
Agar belangnya bisa ketutupan
Dalam nyanyian hukum
Tampak selalu tersenyum
Yang salah bisa menjadi benar
Yang benar diminta untuk bersabar
Sejatinya hukum menjadi panglima
Namun disimpan di saku celana
Dalam tembang agama
Neraka dan surga di luar kepala
Bercerita yang sakral-sakral
Supaya laris dan laku terjual
Sehingga harus pandai membual
Agar mendapat bayaran mahal
Jalan ke Aceh pakai garuda
Soekarna-Hatta bandaranya
Jualan es teh lebih mulia
Daripada jualan agama
Malang, 6 Desember 2024
Salam Sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Sosok Tumenggung Wiraguna
Ingatlah Aku: Jalan Spiritual Menuju Kesadaran Ilahi
Catatan Kongres ISNU ke III di Balikpapan Kalimantan Timur
Mutiara Pagi: Berpikir (Bagian 1700)
Profil Al Istiqlaal Cicantu, Salah Satu Pesantren NU Tertua di Cianjur
Bencana di Cianjur Selatan, NU Care-LAZISNU Salurkan Bantuan
Mutiara Pagi: Gitu Aja Kok Repot (Bagian 1701)
Penyebab, Dampak dan Solusi dalam Mengatasi Penyakit Hati
Kombinasi Ihsan, Itqan, dan Manfaat Universal
Analisis Sisi Negatif dalam Kehidupan Individu dan Masyarakat