“Di dalam mobil itu ada Laki-laki, perempuan dan seorang anak. Tapi dilepas lagi oleh yang mengejar tanpa mencatat identitasnya,” terang Doni.
Perihal identitas diduga penabrak mahasiswi itu, Doni mengaku pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri mobil yang diduga melindas korban hingga tewas. Mobil yang diduga melintas itu merupakan mobil mewah Audi.
"Kita dalami mobil yang diduga melindas korban, secepatnya akan kita ungkap kecelakaan ini," ucapnya.
Berbeda dengan keterangan pihak kepolisian, keluarga korban melalui Yudi Junadi, kuasa hukum sekaligus dosen hukum di FH Unsur Cianjur mendapati fakta bahwa yang disampaikan polisi bertolak belakang dengan bukti-bukti yang sudah dikumpulkan.
"Di lokasi kejadian itu tidak ada mobil Audi, kami sudah mengumpulkan bukti yang menabrak adalah mobil anggota iring-iringan pejabat kepolisian," ujar Yudi Junadi saat jumpa pers di Kampus Unsur Cianjur, Rabu.
Berdasarkan bukti dari CCTV di beberapa titik, ungkap Yudi, diduga mobil penabrak adalah jenis Innova warna hitam.
Baca Juga: Hentikan Menakut-nakuti Rakyat!
"Mobil yang diduga penabrak korban terparkir di TKP kasus Wowon Serial Killer di Kampung Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang. Terdapat goresan bekas gesekan di bemper bagian depan sebelah kanan,” beber Yudi.
Pihak keluarga sangat menghormati proses hukum dan sangat memuliakan polisi yang sedang melakukan tugas negara. Tapi, dimohon untuk tidak menutup-nutupi fakta sebenarnya yang telah terjadi.
“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan kematian Selvi. Namun, keinginan keluarga agar kasus ini tetap diusut tuntas,” tandasnya.***
Sumber: AyoBandung.com
Artikel Terkait
Kuat Ma'ruf Ungkap Bahwa Brigadir J Sangat Baik dan Pernah Menolongnya
3 Faktor Penting Penurunan Stunting
Lagi, Demonstrasi Aliansi Masyarakat Cianjur Menggugat Jilid II Gelar Demonstrasi Dana Gempa
NU-Muhammadiyah Sepakat Hilangkan Politik Identitas pada Pemilu 2024
Ini Alasan Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar
Daftar Kisaran Harga Mobil Pajero Sport
Jleb...Gibran Disebut Ajimumpung dan Dompleng Nama Besar Jokowi, Gibran: Ini Semua Kompetisi
Hentikan Menakut-nakuti Rakyat!
Heboh...Santriwati Berebut BH dari "Sang Ustadz", Warganet Geram: Sumpah Gua Merinding !
Pembakaran Masjid di Garut Ternyata Pelakunya Memiliki Gangguan Jiwa