JournalNusantara.com - Pasca gempa berkekutan 5.6 Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 membuat duka yang mendalam bagi para korban yang terdampak atas bencana alam yang terjadi.
Bantuan terus menerus dikirimkan untuk para korban dari berbagai daerah di tanah air, bahkan para donatur atau mengantarkan hasil donasi mereka harus mengalami kemacetan panjang untuk bisa mencapai wilayah terpencil di Kabupaten Cianjur yang terkena imbas bencana yang menguncang kota santri itu.
Baca Juga: Hari Aids Se-Dunia, Yayasan Hope Pandora Kota Bekasi Gelar Aksi Simpatik
Seperti yang dialami salahsatu komunitas Curva Nord Bekasi, mereka harus menempuh perjalanan yang cukup melelah untuk bisa memberikan hasil donasnya ke kampung Barukaso, Kecamatan Cugenang.(1/12/2022).
Mereka menyalurkan bantuan berupa logistik dan kebutuhan lainnya ke tenda- tenda pengungsian di wilayah tersebut.
Namun rasa lelah mereka hilang setelah mereka bisa berbagi kepada para pengungsi yang sangat membutuhkan.
Baca Juga: Dianggap Mahluk Paling Bodoh di Muka Bumi Yang Hadiri Acara Reuni Akbar PA 212 di TMII
Ketua Curva Nord Bekasi Agus Leo, menyampaikan rasa harunya setelah melihat sisa reruntuhan bangunan setelah di hantam gempa dan menemui para korban yang berada dalam tenda- tenda pengungsian saat memberikan bantuan.
"Setelah melihat dilapangan.. sangat sedih hampir 98 % di desa barukaso rusak parah.namun melihat semangat gotong royong untuk bangkit memberikan semangat harapan bahwa...hidup tidak pernah lepas dari ujian..tawakal dan selalu ikhtiar Cianjur Kuat Cianjur bangkit,"ucap Agus.
Baca Juga: Para Relawan Kesulitan saat Membantu Para Korban Gempa bumi Cianjur
Agus juga berpesan agar para korban yang terdampak gempa bumi agar tetap ikhlas dan ia berharap cianjur kembali bangkit dari musibah yang telah terjadi.
"Selalu berserah pada Allah SWT ujian pasti akan berlalu.Kuat dan Bangkit Cianjur,"pungkasnya.
Sumber :Liputan