Journalnusantara.com, Cianjur - Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Barat menggelar penggalangan dana untuk korban bencana alam Cianjur Selatan, di sekitaran lampu Merah Jebrod, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Kamis (10/11/2022).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, guna meringankan beban saudara-saudara yang terkena dampak bencana alam yang terjadi di Cianjur Selatan.
Sekretaris BEM PTNU Jawa Barat, Abdul Rohman menyampaikan bahwa mahasiswa melakukan penggalangan dana dan open donasi untuk meningkatkan kepekaan nilai-nilai sosial agar dapat ikut merasakan musibah yang terjadi di Cianjur Selatan.
"Setelah melakukan penggalangan dana, mahasiswa kembali ke kampus lalu memusyawarahkan hasil donasi yang sudah terkumpul untuk disalurkan dengan secepatnya," ucapnya kepada wartawan.
Abdul Rohman mengungkapkan bahwa uang yang telah terkumpul akan dihimpun oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) untuk kemudian disalurkan ke korban bencana banjir di Kecamatan Cidaun, Cianjur Selatan.
"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat berdampak pada mahasiswa untuk dapat menjadi garda terdepan pejuang kemanusiaan," pungkasnya.
Seperti diketahui, ratusan kepala keluarga yang tinggal di bantaran Sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur, dievakuasi ketempat aman karena air sungai meluap ke perkampungan warga setinggi satu meter.
Bahkan akibat meluapnya air sungai menyebabkan jalur menuju Bandung atau sebaliknya menuju selatan Cianjur, tidak dapat dilalui karena landasan jalan sepanjang ratusan meter tertutup air bah. Tiada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian materil diperkirakan ratusan juta rupiah.