Kemudian karya tersebut disusun ulang sehingga menjadi lebih sistematis oleh anaknya yang bernama KH. Muhammad Djihad Kholilullah
Sebagaimana kata Imam Syafi'i : "Ilmu itu bagaikan binatang buruan, sedangkan pena adalah pengikatnya, maka ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat."