Istilah Ustadz atau Ustadzah biasanya diartikan sebagai guru yang berasal dari Alumni dan santri senior. Saat ini yang masih aktif adalah Ustadz Babas Basyarudin.
Guru-guru Ilmu Agama KH. Muhammad Kholilullah
KH. Muhammad Kholilullah telah menimba dan menguasai lima belas cabang ilmu agama dengan kajian ilmu : Alqur'an dan Tajwid, Tafsir, Hadits, Mustholah Hadits, Tauhid, Fiqih, Ushul Fiqih, Faraidh, Akhlaq, Nahwu-shorof, Balaghoh, Manthiq, 'Arudh, Falak dan Tasawuf.
Baca Juga: Tanamkan Karakter Islami, BKPRMI Cianjur Laksanakan Peragaan Manasik Haji
Berikut Guru-guru KH. Muhammad Kholilullah :
Ibu Siti Saudah, mengaji Ilmu Alquran dan Tajwid
Seorang penyair dalam bait syairnya diambil dari syaikh Shaleh al-Fauzan dalam kitab “Makaanatul mar-ati fil Islam "Al Ummu Madrasatul Ula, Iza adadtaha adadta syaban thayyibal araq" yang artinya Ibu adalah madrasah (sekolah) pertama bagi anaknya. Jika engkau persiapkan ia dengan baik, maka sama halnya engkau persiapkan bangsa yang baik pokok pangkalnya.
Siti Saudah adalah ibu kandung Apa Lili, ia belajar dengan ibunya sejak umur enam tahun. Maka tak heran bila di kemudian hari Apa Lili menjadi seorang Ulama yang Kharismatik dan mempunyai karomah karena ia dilahirkan dari seorang ibu yang sholehah dan mulia sebagaimana menurut Muhammad Al-Khalaf dalam kitab Da-lililu-th-Thalibah al-Mu'minah , Hal 27 : Wanita (isteri) mempunyai tugas yang maha mulia : "menyiapkan generasi mendatang dan membina manusia".
Keberhasilan Apa Lili sebagai ulama pun tak lepas dari persiapan Ayahnya dalam memilih isterinya sebagaimana syair Muhammad Al-Khalaf dalam kitab Da-lililu-th-Thalibah al-Mu'minah , Hal 2 :
Ibu adalah sebyah sekolah
Bila engkau (suami) mempersiapkannya
berarti engkau telah mempersiapkan
Bangsa yang berbudi tinggi
KH. Muhammad Masthuroh :
a, Mengaji Ilmu Tafsir, Hadits, Mustholah Hadits, Tauhid, Fiqih, Ushul Fiqih, Faraidh, Akhlaq, Nahwu-shorof, Balaghoh, Manthiq, 'Arudh, Falak selama enam tahun di Pesantren.