JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an dan Hadits atau MTQH Ke-48 Tingkat Kabupaten Cianjur tahun 2026 tidak sekadar menjadi panggung perlombaan religi semata.
Sisi lain dari syiar keagamaan kali ini akan diwarnai oleh gelaran pameran komoditas halal serta unjuk potensi ekonomi kreatif yang dipusatkan di Kecamatan Pagelaran sebagai tuan rumah.
Pelaksana kegiatan pendukung, Agus Candra menyatakan bahwa rangkaian pameran sengaja dibuka lebih awal dari jadwal utama musabaqah yakni mulai pertengahan Juli hingga awal Agustus mendatang.
Menurut penjelasannya, strategi memperpanjang durasi pelaksanaannya ditujukan sebagai media promosi yang efektif sekaligus pengingat bagi publik mengenai agenda besar keagamaan tersebut.
Pihak panitia penyelenggara juga menegaskan komitmen mereka untuk menyajikan produk yang benar-benar terjamin keabsahannya dengan menggandeng ulama setempat dalam proses kurasi kelayakan lisensi.
Guna menyemarakkan stan yang tersedia, seluruh wilayah kecamatan diharapkan mampu mengirimkan perwakilan UMKM, komoditas sektor pertanian, hingga kreasi mandiri dari lingkungan pondok pesantren.
Nuansa pesta rakyat akan semakin kental berkat kehadiran panggung pertunjukan utama berkonsep rigging yang disediakan secara swadaya tanpa menguras pos anggaran resmi kepanitiaan.
Fasilitas panggung ini nantinya didedikasikan penuh sebagai wadah bagi para pelajar madrasah serta santri dari berbagai wilayah untuk mementaskan Festival Seni Budaya Islam.
Guna menciptakan sinergi yang menyeluruh, pihak penyelenggara turut menyediakan stan promosi gratis bagi institusi keagamaan serta merangkul sektor industri swasta untuk berpartisipasi.
"Kami berharap seluruh instansi pemerintahan dan dunia usaha dapat saling berkolaborasi agar momentum ini mendatangkan berkah nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat," kata Agus saat memaparkan rencana kerja di hadapan pengurus daerah.