daerah

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemerintah Kabupaten Cianjur Siapkan Pawai Obor hingga Bazar UMKM

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:47 WIB
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur bersiap menggelar rangkaian acara peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tingkat kabupaten.

Berpusat di kawasan Pendopo Kabupaten Cianjur, perhelatan religius ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026 mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai.

Sejumlah agenda telah dipersiapkan untuk menyemarakkan malam pergantian tahun tersebut. Mulai dari pawai obor tradisional, istigasah bersama, penyerahan santunan bagi anak yatim piatu, kompetisi busana tokoh-tokoh Islam bersejarah, hingga pasar rakyat yang diikuti oleh para pelaku UMKM lokal.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Cianjur, Selamet Riyadi, menjelaskan bahwa perayaan ini dirancang bukan sekadar sebagai rutinitas seremonial tahunan.

Momentum pergantian tahun hijriah dinilai menjadi pijakan penting untuk mempertebal keimanan, memupuk tali silaturahmi antarwarga, sekaligus mengasah kepekaan sosial terhadap sesama.

"Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun dalam kehidupan bermasyarakat," kata Selamet Riyadi saat memberikan keterangan terkait persiapan acara.

Menurut Selamet, konsep acara sengaja dirancang inklusif demi melibatkan beragam lapisan masyarakat. Dengan begitu, atmosfer kebersamaan yang sarat nilai spiritual dan antusiasme tinggi dapat tercipta secara alami.

Pemerintah daerah juga berkomitmen menghadirkan perayaan yang seimbang, yakni tidak hanya menawarkan kemeriahan visual, tetapi juga memberikan dampak konkret bagi kesejahteraan sosial dan ekonomi warga.

Aktivitas yang diprediksi akan menjadi pusat perhatian publik adalah tradisi pawai obor. Ribuan peserta dari berbagai latar belakang diproyeksikan memadati rute yang dimulai dari Lapangan Joglo dan berakhir di halaman Pendopo Kabupaten Cianjur.

Arakan obor yang menyala di sepanjang jalur tersebut diposisikan sebagai simbol optimisme dan pancaran harapan baru memasuki tahun yang baru.

Adapun komposisi peserta pawai mencakup jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal sekuritas pusat, jajaran perangkat daerah, pihak kecamatan, jajaran BUMD, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan Islam, hingga delegasi warga dari sejumlah kecamatan yang berbatasan langsung dengan wilayah Cianjur Kota.

Selepas rombongan pawai tiba di tujuan, acara akan langsung disambung dengan agenda doa bersama atau istigasah di pelataran Pendopo Kabupaten Cianjur.

Selamet Riyadi menambahkan, doa bersama tersebut diniatkan sebagai ruang spiritual kolektif untuk memohon perlindungan, keberkahan, serta akselerasi kemajuan bagi masa depan Kabupaten Cianjur.

"Melalui istigasah, kita berharap seluruh masyarakat Cianjur diberikan kesehatan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan. Semoga Kabupaten Cianjur semakin maju, religius, dan masyarakatnya sejahtera," tutur Selamet.

Halaman:

Tags

Terkini